
bengkalispos.com.CO.ID, JAKARTA -- Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) mengalami kerusakan akibat serangan Iran terhadap berbagai lokasi di negara-negara Teluk Arab, menurut sumber penerbangan pada hari Minggu (1/3/2026) pagi. Otoritas setempat menyatakan, empat orang mengalami luka-luka.
Kantor media Dubai menyampaikan melalui X bahwa "ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan kecil akibat suatu kejadian, yang segera ditangani," tanpa memberikan informasi tambahan.
Sumber penerbangan mengatakan kepada Reuters, salah satu terminal di bandara, yang biasanya menjadi salah satu pusat penerbangan paling sibuk di dunia, mengalami kerusakan akibat serangan Iran semalam. Pihak berwenang mengumumkan secara terbuka bahwa kejadian ini merupakan "insiden."
Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa Bandara Internasional Abu Dhabi mengalami serangan. Mereka tidak menjelaskan apakah kedua bandara tersebut secara langsung terkena dampak atau apakah kerusakan terjadi akibat puing-puing yang jatuh setelah rudal ditembakkan.
Tidak ada respons cepat terhadap komentar yang dikirimkanReuterske Dubai Airports atau ke Abu Dhabi Airports Company.
Rudal Iran menyerang Abu Dhabi, Dubai, dan Doha, yang merupakan pintu masuk utama arah timur-barat. Maskapai penerbangan menghentikan penerbangan di seluruh wilayah Timur Tengah pada hari Sabtu, termasuk penerbangan ke dan dari Dubai serta Abu Dhabi. Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap Iran, sehingga Teheran membalas dengan serangan rudal. Peta pemantauan penerbangan menunjukkan bahwa sebagian besar ruang udara di kawasan tersebut hampir tidak ada pesawat.
Bandara Dubai menghentikan seluruh penerbangan di Bandara Internasional Dubai serta Bandara Internasional Al Maktoum, mengimbau penumpang agar tidak melakukan perjalanan. Emirates dan flydubai menghentikan operasionalnya, sementara Etihad menunda semua penerbangan dari Abu Dhabi hingga pagi hari Minggu.