
bengkalispos.com– Pertandingan final Dubai Tennis Championships atau Dubai Open dihelat di tengah ancaman rudal.
Beberapa rudal tampak melewati langit Dubai. Benar, ketika pertandingan final berlangsung, Iran sedang melakukan serangan balasan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.
Meskipun demikian, pertandingan final ganda antara Harri Heliovaara dan Henry Patten melawan pasangan Marcelo Arevalo dan Mate Pavic tetap berlangsung. Namun, menurut laporan The Athletic, seluruh penerbangan dari Dubai dibatalkan. Akibatnya, para peserta final kemungkinan besar terjebak di sana.
Di sisi lain, Daniil Medvedev mencatatkan keistimewaan saat menjadi juara Dubai Tennis Championships 2026, Sabtu (28/2). Kali pertama dalam kariernya, atlet asal Rusia ini berhasil memenangkan gelar dua kali di turnamen yang sama.
Sebelumnya, Medvedev telah memenangkan 22 gelar ATP di tempat yang berbeda. Nah, saat meraih gelar kedua di Dubai -setelah 2023- datang, atlet berusia 30 tahun itu mendapatkannya dengan cara yang istimewa. Ia tidak bermain dalam pertandingan final karena lawannya, Tallon Griekspoor, mundur akibat cedera hamstring.
Cedera itu terjadi pada Griekspoor saat berlaga di babak semifinal melawan Andrey Rublev. Penyelenggara mengumumkan pengunduran dirinya pada sore hari hari Sabtu waktu setempat, beberapa jam sebelum final dijadwalkan dimulai pukul 19.00.
"Ini bukan cara yang saya harapkan untuk memenangkan final. Saya berharap cedera @Griekii tidak terlalu parah dan semoga dia segera pulih," tulis Medvedev di akun X-nya.
Di luar pernyataan, mantan petenis peringkat satu dunia merasa kondisi tersebut terasa aneh.
"Inilah yang aneh tentang hal ini. Saya belum pernah melakukannya di kota mana pun di dunia, dan saat pertama kali saya melakukannya, terjadi walkover…," kata mantan petenis peringkat satu dunia itu dilaporkan oleh The Grandstand.