Gamis Bini Orang Jadi Buruan di Pasar Johar Semarang untuk Baju Lebaran, Apa Keunikanya? -->

Gamis Bini Orang Jadi Buruan di Pasar Johar Semarang untuk Baju Lebaran, Apa Keunikanya?

2 Mar 2026, Senin, Maret 02, 2026
Gamis Bini Orang Jadi Buruan di Pasar Johar Semarang untuk Baju Lebaran, Apa Keunikanya?
Ringkasan Berita:
  • Baju gamis 'istri orang' banyak dicari oleh para ibu yang sedang mencari pakaian Lebaran di Pasar Johar Semarang.
  • Baju gamis ini memiliki bentuk yang longgar dengan hiasan renda di bagian bawahnya dan dianggap lebih anggun.
  • Gamis 'istri orang' menjadi tren setelah populer di media sosial Tiktok.
 

BANYUMAS.COM, SEMARANG -Pasar Johar Semarang mulai ramai dikunjungi pembeli pada hari ke-11 Ramadan 1447 H atau Ramadan tahun 2026.

Beberapa pengunjung mulai mencari kebutuhan hari raya, mulai dari sandal hingga pakaian muslim terbaru.

Salah satu yang paling diminati adalah gamis dengan gaya yang sedang populer di media sosial, dikenal sebagai 'bini orang'.

Mutmainah (23) pengunjung Pasar Johar Semarang mengatakan bahwa ia sengaja datang ke pasar guna mencari pakaian Lebaran.

Meskipun bekerja dan hanya memiliki waktu senggang pada hari libur, ia tetap berkesempatan mencari gamis yang diinginkan.

"Secara kebetulan sedang mencari referensi pakaian Lebaran di media sosial. Ini sedang mencari baju (gamis) 'istri orang'," ujar Mutmainah di Pasar Johar Semarang, Minggu (1/3/2026).

Mutmainah mengakui bahwa ia biasanya memilih pakaian Lebaran berdasarkan mode yang sedang tren saat ini.

Selain baju gamis, dia juga rencananya akan mencari sepatu untuk melengkapi penampilannya pada Hari Raya Idulfitri 2026.

"Ikut tren saja."

"Biasanya (mencari baju Lebaran) juga menjadi momen seperti ini," kata perempuan yang mengaku berasal dari Kebumen.

Pengunjung lain, Anggun (24), mengaku masih mencari-cari model baju yang cocok untuk dikenakan di Hari Raya Lebaran 2026. 

Ia pergi ke Pasar Johar untuk berjalan-jalan sambil merencanakan membeli jika ada model pakaian yang menarik minatnya.

"Tidak ada gambaran jelas, ini hanya melihat-melihat model bajunya," katanya.

Mutmainah mengungkapkan, meski belanja online kini semakin marak dengan berbagai promo menarik, ia tetap lebih nyaman berbelanja langsung di pasar.

Menurutnya, berbelanja secara online terkadang tidak sesuai dengan harapan.

"Lebih baik membeli di pasar daripada online karena terkadang tidak sesuai," katanya.

Dari segi harga, menurutnya, perbedaan antara toko online dan pasar tidak terlalu besar.

"Biaya di pasar hampir sama dengan yang ditemukan secara online," katanya.

Tren di Tiktok

Sementara itu, tren gamis "istri orang" juga diakui oleh para pedagang sebagai salah satu model paling laris sejak awal Ramadan 2026.

Dewi (48), salah satu pedagang gamis di Pasar Johar Semarang mengatakan, permintaan terhadap gamis 'istri orang' meningkat drastis bahkan sejak minggu pertama puasa.

"Yang paling laku adalah 'istri orang'. Sejak awal puasa sudah banyak yang mencarinya," jelasnya.

"Sehari bisa (membeli) lima hingga 10 potong, tergantung ramai tidaknya pasar," tambah Dewi.

Selain gamis 'bini orang', Dewi menyebutkan, terdapat model lain yang juga diminati oleh pembeli, seperti gamis 'menantu idaman'.

Namun, menurutnya, popularitas gamis 'istri orang' jauh lebih tinggi di pasar tahun ini.

Tren tersebut, menurutnya, banyak dibicarakan di TikTok dan cepat menyebar melalui konten mode.

"(Ramainya) Di TikTok. Terinspirasi dari Inara kali," kiranya.

Potongan Simpel Dilengkapi Renda

Ia menjelaskan bahwa model gamis "bini orang" memiliki ciri khas potongan yang sederhana dengan hiasan renda di bagian bawah rok.

Banyak variasi dalam motif dan polanya, tetapi bentuknya cenderung mirip, yaitu longgar, anggun, dan menimbulkan kesan matang.

"Modelnya seperti ini, hanya bagian bawahnya ada hiasan renda," jelas Dewi sambil menunjukkan salah satu koleksi gamis 'istri orang'.

Dari segi bahan, terdapat berbagai tingkatan kualitas, mulai dari yang biasa hingga yang premium.

Tersedia juga pilihan kain jaguar.

Untuk model berpola, biasanya menggunakan bahan sutra dengan tambahan hiasan renda yang mirip dengan brokat di bagian bawah.

Mengenai harga, Dewi menetapkan kisaran antara Rp225 ribu hingga Rp300 ribu per potong, tergantung pada jenis bahan yang digunakan.

"Perbedaannya terletak pada bahan. Seruti ada yang biasa, ada yang premium," jelasnya.

Menurut Dewi, segmen pasar gamis 'bini orang' lebih disukai oleh wanita yang berusia di atas 30 tahun.

"Lebih seperti orang dewasa hingga para orang tua," katanya.

Meski demikian, selanjutnya, banyak keluarga yang membeli seragam atau "couple-an" untuk dipakai saat Hari Raya Idulfitri 2026.

Pedagang lainnya, Ratnasari mengatakan, gamis dengan model 'bini orang' menjadi salah satu yang paling sering ditanyakan oleh pembeli menjelang Lebaran 2026.

"Model terbaru sekarang seperti ini, 'istri orang' ini," katanya sambil menunjukkan gamis yang memiliki hiasan renda di bagian bawah.

Lebih Disukai Ibu-ibu

Menurut Ratnasari, tren gaun 'istri orang' sebenarnya sudah mulai muncul bahkan sebelum Ramadan.

Ia menyadari popularitasnya melalui media sosial, khususnya TikTok, yang banyak menampilkan model tersebut dari pusat grosir seperti Tanah Abang.

Meski ada pandangan bahwa tren viral bisa membuat konsumen ragu karena khawatir barangnya sama dengan orang lain, Ratnasari justru melihat hal sebaliknya.

"Justru banyak yang mencari," katanya.

Namun, ia memperhatikan segmen pelanggannya cenderung berbeda.

Model ini lebih disukai oleh ibu-ibu daripada remaja.

"Biasanya ibu-ibu. Kalau remaja, mungkin kurang suka, takut kembar," katanya.

Ratna mengatakan, dalam sehari, rata-rata ia menjual dua hingga tiga potong gamis 'istri orang', sesuai dengan tingkat kepadatan pasar. (*)

        

Gemini said

Tentu, ini adalah versi yang telah diedit dari berita tersebut agar lebih menyerupai berita straight news, sesuai dengan aturan jurnalistik, dan dioptimalkan untuk Google Discovery serta SEO.

Untuk tampil di Discovery, kita memerlukan judul yang menimbulkan rasa penasaran (curiosity gap), gambar yang menarik (visual potongan gamis), serta topik yang sedang viral (viral di TikTok).

 

Judul Pilihan (Ramah SEO dan Discovery)

Penggemar Mode Harus Tahu! Memahami Gaun 'Istri Orang', Tren Pakaian Lebaran 2026 yang Populer di TikTok

Mencari Baju Lebaran di Pasar Johar Semarang, Gaun Model 'Bini Orang' Menjadi Incaran, Apa Keunikan yang Dimilikinya?

Bukan Shimmer Lagi, Ini Penampilan Gamis 'Istri Orang' yang Laku Keras di Pasar Johar Semarang Mendekati Lebaran

 

SEMARANG, BANYUMAS.COM – Memasuki hari ke-11 Ramadan 1447 H, kondisi Pasar Johar Semarang mulai ramai dikunjungi pengunjung yang mencari kebutuhan lebaran. Tahun ini, sebuah gaya pakaian muslim yang menarik dengan tema gamis "Bini Orang" tiba-tiba viral dan menjadi incaran utama para ibu-ibu.

Peristiwa ini mengubah arah tren yang sebelumnya terjadi. Para pedagang menyatakan kenaikan permintaan yang besar sejak awal Ramadan karena pengaruh konten mode di media sosial, khususnya TikTok.

Terinspirasi dari Media Sosial

Mutmainah (23), salah seorang pengunjung dari Kebumen, mengatakan bahwa ia sengaja datang ke Pasar Johar Tengah pada hari Minggu (1/3/2026) untuk mencari model pakaian tersebut. Meskipun bekerja pada hari biasa, ia menyisihkan waktu di akhir pekan agar tidak ketinggalan perkembangan tren.

Mencari gamis 'Bini Orang' sengaja karena sering melihat rekomendasinya di media sosial. Memang tujuannya ikut tren tahun ini," kata Mutmainah kepada Jateng.

Meskipun belanja online menawarkan berbagai penawaran menarik, Mutmainah lebih memilih pergi langsung ke pasar agar dapat memeriksa kualitas bahan secara langsung. "Kalau belanja online, saya khawatir tidak sesuai dengan harapan. Di pasar harganya juga kompetitif, hampir sama," tambahnya.

Ciri Khas dan Harga Gamis 'Bini Orang'

Dewi (48), seorang pedagang di Pasar Johar, menjelaskan bahwa istilah "Bini Orang" mengacu pada gaya gamis yang memiliki potongan sederhana namun tetap anggun. Ciri khasnya terletas pada hiasan renda di bagian bawah rok yang menciptakan kesan yang menarik dan matang.

"Yang paling laku adalah 'Bini Orang'. Ada juga model 'Menantu Idaman', tapi popularitasnya jauh tertinggal. Katanya, ini terinspirasi dari gaya artis seperti Inara," kata Dewi.

Berikut adalah informasi lengkap mengenai spesifikasi dan harga gamis yang sedang populer saat ini:

Bahan Material: Kain Katun (standar hingga premium) dan Kain Jaguar.

Desain Detail: Bentuk longgar, pola beragam, dilengkapi hiasan renda atau brokat di bagian bawah.

Range Harga: Rp225.000 sampai Rp300.000 per unit (tergantung pada kualitas bahan).

Segment Pasar: Mayoritas diminati oleh perempuan berusia 30 tahun ke atas atau kalangan ibu rumah tangga.

Penjualan Meningkat Tajam

Sejalan dengan Dewi, pedagang lain bernama Ratnasari mengungkapkan bahwa dalam sehari ia mampu menjual hingga 10 potong gamis model ini saat pasar sedang sibuk. Meski tren ini berasal dari grosir Tanah Abang, popularitasnya cepat menyebar ke Semarang berkat penyebaran di TikTok.

Ibu-ibu justru senang memilih yang kembaran atau seragam untuk keluarga. Jika remaja mungkin cenderung menghindarinya karena takut samaan dengan orang lain di jalan, namun untuk kalangan dewasa, ini menjadi pilihan terbaik," tambah Ratnasari.

Sekarang, menjelang puncak musim belanja Lebaran, para pedagang di Pasar Johar merasa yakin persediaan gamis "Bini Orang" akan terus berkurang seiring naiknya jumlah pengunjung warga yang berasal dari luar kota Semarang.(*)

TerPopuler