GTSI Ubah Manajemen, HUMI Tegaskan Pertumbuhan Berkelanjutan di LNG -->

GTSI Ubah Manajemen, HUMI Tegaskan Pertumbuhan Berkelanjutan di LNG

2 Mar 2026, Senin, Maret 02, 2026
GTSI Ubah Manajemen, HUMI Tegaskan Pertumbuhan Berkelanjutan di LNG

bengkalispos.com- Perusahaan PT GTS Internasional Tbk atau GTSI mengubah susunan manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Tindakan ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat kelangsungan bisnis dan meningkatkan sinergi dengan holding PT Humpuss Maritim Internasional Tbk atau HUMI.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) diadakan pada 26 Februari 2026 di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi tahap konsolidasi penting dalam memperkuat arah kebijakan di tingkat perusahaan grup.

Sebagai anak perusahaan HUMI, GTSI melakukan perubahan komposisi direksi untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan roadmap pengembangan holding. Konsolidasi dan penyelarasan kebijakan menjadi kunci agar struktur organisasi lebih efisien dan tangguh menghadapi perubahan di industri maritim.

Perubahan pengelolaan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. GTSI berupaya menciptakan struktur yang lebih kompetitif guna mendukung pertumbuhan dan kelangsungan bisnis.

Kepala Eksekutif GTSI sebelumnya mengajukan pengunduran diri guna fokus pada peran strategis di tingkat holding HUMI. Tugas tersebut merupakan bagian dari rencana strategis perusahaan untuk memperkuat arah kebijakan jangka panjang.

Selain itu, seorang direktur juga mengundurkan diri karena alasan profesional. Keputusan ini terkait dengan tugas baru di tempat lain.

"Perubahan dalam manajemen di GTSI adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Perusahaan dalam ekosistem grup. Konsolidasi ini menjamin bahwa GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, seiring dengan upaya kami memperkuat strategi dan arah kebijakan pada tingkat holding guna menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kuat di pasar maritim global," ujar Direktur Utama HUMI, Ari Askhara.

Pihak manajemen memastikan bahwa proses pergantian jabatan telah disusun dengan matang. Tahapan tersebut menjadi bagian dari pengelolaan risiko dan kelangsungan bisnis.

Calon pengurus yang baru telah melewati penilaian kompetensi sesuai aturan yang berlaku. Seluruh prosedur juga mengikuti peraturan Otoritas Jasa Keuangan serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Dalam proses pemilihan pengurus, perusahaan menekankan prinsip kehati-hatian. Persyaratan administratif sebagai pengurus perusahaan terbuka telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Eksekutif GTSI, Yon Irawan menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap tugas baru yang diberikan.

"Kami memastikan bahwa perubahan dalam kepemimpinan tidak akan mengganggu stabilitas operasional perusahaan. Seluruh proyek, kontrak, dan kegiatan bisnis berjalan seperti biasa sesuai rencana yang telah ditetapkan. Sebagai anak perusahaan, kami berkomitmen penuh untuk mendukung strategi pengembangan HUMI baik dari segi operasional, komersial maupun tata kelola," kata Yon.

Melalui RUPSLB tersebut, susunan pengurus GTSI sekarang terdiri dari Komisaris Utama Rudi Satwiko dan Komisaris Independen Suharno. Jabatan Direktur Utama diisi oleh Yon Irawan serta Direktur dijabat oleh Asty Winasty.

Manajemen memiliki keyakinan bahwa konsolidasi ini akan memperkuat dasar operasional perusahaan. Sinergi bersama HUMI diharapkan mampu mendorong perkembangan dalam jangka menengah maupun panjang.

Langkah strategis ini dianggap mampu memberikan manfaat lebih bagi para investor dan pihak terkait. Kestabilan operasional serta kebijakan yang kuat menjadi dasar utama perusahaan.

Sebagai informasi, PT GTS Internasional Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dan mengkhususkan diri dalam pengangkutan Liquefied Natural Gas atau LNG. Perusahaan yang termasuk dalam Grup Humpuss ini juga menawarkan layanan ship management dengan standar internasional.

GTSI menegaskan komitmennya untuk mendukung kemandirian energi nasional. Perusahaan terus memperkuat tata kelola dan operasional agar tetap sesuai dengan perkembangan pasar maritim global.

TerPopuler