Jasad Pria di Senggigi Terungkap sebagai Nelayan Bali -->

Jasad Pria di Senggigi Terungkap sebagai Nelayan Bali

9 Mar 2026, Senin, Maret 09, 2026
Jasad Pria di Senggigi Terungkap sebagai Nelayan Bali

Ringkasan Berita:

  • Jenazah seorang pria yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Senggigi, Lombok Barat akhirnya diketahui identitasnya sebagai IWS (53), seorang nelayan asal Sanur, Denpasar, Bali.

  • Seseorang yang sebelumnya dilaporkan hilang saat sedang memancing di Pantai Sanur diduga terbawa arus hingga sampai ke perairan Lombok.

 

LOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Jenazah pria yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (8/3/2026) pagi, akhirnya diketahui identitasnya.

Korban diketahui adalah seorang nelayan dari Sanur, Denpasar Selatan, Bali, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berlayar.

Korban dengan inisial IWS (53) diketahui menghilang sejak Jumat (6/3/2026) saat sedang memancing menggunakan perahu di wilayah pantai Sanur, Bali. Diduga korban mengalami kecelakaan laut dan terbawa arus hingga sampai ke perairan Lombok Barat.

Kepala Sektor Polisi Batulayar AKP I Putu Krisna Varananda mengonfirmasi bahwa identitas korban telah dipastikan setelah keluarga datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Senin (9/3/2026).

"Kami menerima laporan mengenai seorang warga Bali yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri pakaian dan aksesori yang sama dengan jenazah yang kami temukan. Keluarga kemudian langsung melakukan perjalanan dari Bali ke Lombok untuk melakukan verifikasi secara langsung," kata AKP I Putu Krisna Varananda.

Ia menjelaskan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 10.00 Wita. Saksi mata melihat benda yang mencurigakan mirip tubuh manusia terapung di perairan Pantai Kerandangan I. Arus laut kemudian membawa jasad tersebut hingga ke wilayah dekat menara mercusuar Pantai Senggigi.

Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Batulayar segera berkoordinasi dengan berbagai pihak guna melaksanakan tindakan evakuasi.

"Setelah menerima laporan, kami segera berkoordinasi dengan Satuan Polisi Air dan Udara Polres Lombok Barat serta Tim Basarnas NTB untuk melakukan proses evakuasi. Saat itu, posisi jenazah terlihat berada di dekat menara mercusuar setelah sebelumnya terbawa arus dari arah Kerandangan," katanya.

Kira-kira pukul 11.30 Wita, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, anggota Polairud, serta Babinsa Senggigi berangkat ke lokasi dengan menggunakan perahu karet. Proses evakuasi akhirnya selesai dilakukan pada pukul 12.02 Wita.

Jenazah selanjutnya dibawa ke tepi Pantai Senggigi, yaitu di depan Pasar Seni Senggigi, kemudian diangkut dengan ambulans menuju RS Bhayangkara Mataram untuk proses identifikasi.

Pada pemeriksaan awal, jenazah dalam kondisi tidak dikenal identitasnya atau dikenal sebagai Tuan X. Secara fisik, korban diduga berusia sekitar 50 hingga 60 tahun.

Petugas menemukan beberapa benda yang melekat di tubuh korban, seperti baju lengan panjang berwarna ungu, celana pendek biru, gelang tangan perak, jam tangan perak, kalung, dan gelang benang berwarna.

Identitas korban akhirnya diketahui sekitar pukul 16.00 Wita setelah saudara kandung korban tiba di RS Bhayangkara Mataram dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah kakaknya, IWS.

Anggota keluarga mengidentifikasi korban berdasarkan pakaian dan aksesori yang dipakai saat terakhir kali pergi memancing.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi. Surat pernyataan penolakan autopsi serta berita acara serah terima jenazah kemudian diisi oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Batulayar.

(*)

TerPopuler