Jejak Karier Sekda Pekalongan yang Tertangkap OTT KPK Bersama Bupati Fadia, Ini Harta Kekayaannya -->

Jejak Karier Sekda Pekalongan yang Tertangkap OTT KPK Bersama Bupati Fadia, Ini Harta Kekayaannya

4 Mar 2026, Rabu, Maret 04, 2026
Jejak Karier Sekda Pekalongan yang Tertangkap OTT KPK Bersama Bupati Fadia, Ini Harta Kekayaannya
Ringkasan Berita:
  • KPK menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, beserta 11 orang lainnya, termasuk Sekda Mohammad Yulian Akbar, dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa.
  • Dari 12 orang tersebut kini sedang menjalani pemeriksaan yang lebih ketat di Jakarta.
  • Yulian Akbar, yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah sejak tahun 2021, diketahui memiliki total kekayaan sebesar Rp3,89 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) tahun 2024.
  • Sampai saat ini, KPK masih melakukan penyelidikan terhadap bukti awal dalam menentukan tersangka terkait kasus yang menimpa jajaran Pemkab Pekalongan.
 

bengkalispos.comSelain Bupati Pekalongan, Jawa Tengah, Fadia Arafiq, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan 11 orang lainnya, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda).

Penangkapan Sekretaris Daerah Pekalongan telah dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Ia mengatakan, 12 orang tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kepala daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga sektor swasta.

"Salah satu di antaranya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pekalongan," katanya, dilansir bengkalispos.com dari news.com, Selasa (3/3/2026).

Budi melanjutkan, ke-12 orang telah tiba di kantor KPK Jakarta untuk dimintai keterangan.

Diperlukan pernyataan dari masing-masing pihak yang ditahan untuk melengkapi bukti-bukti awal yang telah dikumpulkan selama tahap penyelidikan tertutup ini.

Sampai berita ini ditulis pada pukul 21.00 WIB, belum ada pengumuman tersangka.

Sementara dugaan perkara tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan.

"Selanjutnya, dugaan tindak pidana korupsi dalam kejadian tertangkap basah ini terkait dengan pembelian barang dan jasa," tambah Budi.

Siapa Sosok Sekda Pekalongan?

Berdasarkan data yang dikumpulkan bengkalispos.com dari situs resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, saat ini jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pekalongan diisi oleh Mohammad Yulian Akbar.

Yulian lahir di kota Pekalongan pada tanggal 10 Juli tahun 1975.

Riwayat Pendidikan

  • Program Magister Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
  • S1 Ilmu Administrasi Negara, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah
  • SMA Negeri 1 Kedungwuni
  • SMP Negeri 02 Pekalongan
  • SD Negeri 01 Kedungwuni

Riwayat Karier

Yulian memulai karierya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pada tahun 2009 hingga 2010, ia dipercayai menjabat sebagai Kepala Subid. Pemerintahan BAPPEDA & PM Kabupaten Pekalongan.

Yulian berpindah-pindah antar berbagai dinas dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Berikut adalah rangkuman perjalanan karier lengkap hingga diangkat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan:

  • Kepala Subbagian Pemerintahan BAPPEDA & PM Kabupaten Pekalongan (2009-2010)
  • Kepala Divisi Ekonomi dan Investasi BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2010-2011)
  • Kepala Divisi Pemuda DINPORAPAR Kabupaten Pekalongan (2011-2013)
  • Kepala Divisi Ekonomi BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2014-2016)
  • Kepala Divisi Program, Pemantauan, dan Evaluasi Pembangunan BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2016-2017)
  • Kepala BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2017-2020)
  • Kepala Bappeda Kabupaten Pekalongan (2020-2021)
  • Kepala Sekretariat Kabupaten Pekalongan (2021-Sekarang)

Harta Kekayaan

Yulian memiliki kekayaan senilai Rp.3.897.600.000 yang ia laporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.

Berikut rincian lengkapnya.

Tanah dan Bangunan sebesar Rp. 3.045.000.000

Tanah dan bangunan seluas 132 m2/50 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri seharga Rp. 600.000.000

Tanah dan bangunan seluas 108 m2/40 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri seharga Rp. 275.000.000

Tanah dan bangunan seluas 108 m2/100 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, harga sendiri Rp. 750.000.000

Tanah dan bangunan seluas 21 meter persegi di Kabupaten atau Kota Semarang, hasil sendiri dengan harga Rp. 400.000.000

Tanah dan bangunan seluas 148 m2/50 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri seharga Rp. 370.000.000

Lahan dan Bangunan Seluas 465 M2/100 M2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, Harga Sendiri Rp. 650.000.000

Kendaraan dan Mesin Rp. 90.000.000

Mobil, Honda Jazz Tahun 2005, Hasil Sendiri Rp. 40.000.000

Mobil, Honda Supra Fit Tahun 2004, Hasil Sendiri Rp. 2.000.000

Mobil Honda Solo Tahun 2021, Hasil Pribadi Harga Rp. 23.000.000

Mobil Honda Solo Tahun 2022, Hasil Pribadi Harga Rp. 25.000.000

Aset Lancar Lainnya Rp. 32.000.000

Surat Berharga Rp. ----

Kas dan Setara Kas sebesar Rp. 130.600.000

Harta Lainnya Rp. 600.000.000

Sub Total Rp. 3.897.600.000

Utang Rp. ----

Jumlah Kekayaan Keseluruhan (Ii-Iii) Rp. 3.897.600.000

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Channel Whatsapp Harian Surya. Dengan menggunakan Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan memberikan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Klik di sini untuk mengikuti

TerPopuler