Libur Lebaran di TMII, Pasutri Tangsel Pilih Tari Kecak sebagai Tujuan Utama -->

Libur Lebaran di TMII, Pasutri Tangsel Pilih Tari Kecak sebagai Tujuan Utama

22 Mar 2026, Minggu, Maret 22, 2026
Ringkasan Berita:
  • Taman Mini Indonesia Indah menjadi tempat tujuan favorit saat libur Lebaran karena menyediakan berbagai jenis permainan dan pertunjukan, seperti Tari Kecak.
  • Pengunjung seperti Arif dan Amel datang khusus untuk menyaksikan Tari Kecak sambil berlibur bersama keluarga.
  • Jumlah pengunjung naik hingga sekitar 18.000 orang, dan pihak pengelola menyediakan fasilitas serta keamanan.

NEWS.COM, JAKARTA - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap menjadi salah satu tempat wisata yang disukai oleh sebagian masyarakat dalam merayakan libur lebaran 1447 Hijriah/2026 karena menawarkan berbagai macam permainan dan pertunjukan.

Salah satu pasangan suami istri, Arif dan Amel, merupakan warga asal Tangerang Selatan (Tangsel).

Saat ditemui news.com, Arif dan Amel yang saat itu membawa putrinya mengakui bahwa mereka secara sengaja memilih TMII sebagai tempat liburan karena tertarik pada pertunjukan yang disediakan oleh objek wisata tersebut.

Sementara kata Amel, tujuan utamanya datang ke TMII adalah untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak yang menurutnya jarang ditemukan di tempat wisata lain selain di daerah asalnya Bali.

"Kalau saya, niat awalnya cuma ingin melihat Tari Kecak. Kebetulan di Taman Mini ada pertunjukan Tari Kecak. Jadi dalam sebulan itu jadwalnya sekitar dua kali. Nah, pas banget hari ini, saat libur Lebaran, kita punya waktu kosong," kata Amel.

Sementara Arif menyebut dia sebagai suami sejati yang mengikuti apa yang disukai istrinya dan anak-anaknya.

Namun ia mengakui bahwa Tari Kecak yang ingin dilihat oleh istri dan anaknya memang langka ditemukan selain di TMII.

Selain itu, dengan menonton Tari Kecak juga sekaligus memberikan pembelajaran kepada anak tersebut yang dikatakannya menyukai berbagai tarian tradisional.

"Kan Tari Kecak itu tidak ada ya sejak dulu, belum tahu di mana, tapi kalau di Taman Mini juga tidak selalu tersedia, seperti itu hanya ada pada momen tertentu," katanya.

"Sekarang sedang momen libur Lebaran dan sudah berkunjung ke sebagian keluarga, kita bisa memberi kebahagiaan kepada anak, tidak apa-apa kan. Dia juga senang melihat tarian," tambah Arif.

Selain Tari Kecak, Amel dan Arif mengatakan sebenarnya juga pernah merencanakan untuk mengunjungi fasilitas lain yang tersedia di TMII seperti Museum Komodo, Jagat Satwa, dan Kereta Gantung.

Namun karena antrian yang cukup panjang, terutama saat ingin naik shuttle bus, akhirnya mereka membatalkan rencana untuk mengunjungi wahana tersebut.

Meskipun demikian, keadaan tersebut tidak mengurangi semangat pasangan suami istri itu untuk melanjutkan liburan mereka di TMII. Amel dan Arif akhirnya mencari alternatif permainan lain sambil menunggu pertunjukan Tari Kecak yang baru akan dimulai pada malam hari.

"Maka kita memutuskan untuk ya sudah beberapa pilihan lain yang bisa dikunjungi," kata Arif.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai persiapan liburannya di TMII, Amel dan Arif menyatakan bahwa mereka telah menyiapkan segalanya, termasuk daftar barang yang harus dibawa.

Barang-barang seperti tisu kering dan basah, camilan, minuman serta pakaian cadangan untuk anak tidak terlewat dibawa oleh Amel dan Arif saat liburan kali ini.

"Busana ganti, pakaian anak, terus minum saja, minum, topi, kaca mata, he-eh, tisu," jelas Amel.

18.000 Pengunjung Memadati TMII Pada Hari Ke-2 Lebaran

Pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terus meningkat pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026) sore.

Sampai pukul 15.00 WIB sore, tercatat sebanyak 18 ribu pengunjung telah mengisi area wisata yang berada di Jakarta Timur.

Selanjutnya, hal tersebut disampaikan oleh Group Head Marketing TMII, Duhita Anggraeni saat diwawancarai di lokasi.

"Hari ini kita mengalami lonjakan yang sangat besar, terutama pada siang hari ini semakin ramai. Oleh karena itu, di Taman Mini pada pukul 3 sore kami menerima informasi bahwa jumlah pengunjung sudah mencapai 18 ribu orang," ujar Duhita kepada news.com pada minggu sore.

Angka ini hanya terpaut 2.000 pengunjung dari target yang telah ditetapkan oleh pihak TMII, yaitu 20.000 pengunjung pada hari kedua lebaran ini.

Menghadapi situasi tersebut, Duhita menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan tindakan pencegahan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung.

Kata Duhita, pengelola TMII bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, dengan membangun pos pengamanan yang berada di pintu 1 dan 3 TMII.

"Untuk memastikan bahwa kunjungan hari ini ke TMII akan aman serta nyaman," ujar Duhita.

Selain mempertimbangkan aspek keamanan, TMII, menurut Duhita, juga menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung warga saat mengunjungi TMII.

Salah satu contohnya adalah tersedianya kendaraan keliling berupa bus double decker yang membantu masyarakat dalam berpindah antar lokasi wahana yang akan dikunjungi.

"Selain itu, kami juga menyediakan layanan customer service keliling, yaitu customer service mobile, agar dapat memastikan bahwa di berbagai lokasi, jika ada keluhan bisa segera ditangani," tutupnya.

TerPopuler