Motor dan keranjang paket di Surabaya raib, CCTV terekam -->

Motor dan keranjang paket di Surabaya raib, CCTV terekam

4 Mar 2026, Rabu, Maret 04, 2026
Motor dan keranjang paket di Surabaya raib, CCTV terekam
Ringkasan Berita:
  • Sepeda motor Honda Vario milik seorang kurir hilang saat korban sedang mengantarkan paket di Pakal, Surabaya.
  • Tindakan pelaku terekam oleh kamera CCTV dan berlangsung dalam waktu kurang dari lima detik.
  • Polisi mengatakan laporan sudah diterima dan kasus masih dalam proses penyelidikan.

Laporan Jurnalis Jatim.com, Luhur Pambudi

JATIM.COM, SURABAYA- Seorang kurir paket dengan inisial WN mengalami nasib sial, motor beserta keranjang yang berisi belasan paket pesanan pelanggan hilang dicuri oleh sekelompok pencuri, saat berhenti di Jalan Mulyo Mukti, Pakal, Surabaya, pada Sabtu (28/2/2026).

Aksi pencurian sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dengan plat nomor L-4435-AAY milik Warga Negara itu sempat terekam oleh kamera CCTV.

Pelakunya dua orang. 

Mereka datang ke lokasi tepi jalan di mana kendaraan tersebut sedang diparkir menggunakan sepeda motor matik.

Kendaraan korban terlihat diparkir di tepi jalan. Sementara itu, korban sedang mengantarkan paket pesanan pelanggan ke dalam gang permukiman tersebut.

Kronologi Kejadian

Pelaku yang duduk di bangku belakang tugasnya sebagai pelaku pencurian. Ia terlihat mengenakan jaket berwarna merah, celana hitam, helm half face, dan menggunakan masker.

Saat tiba di tempat tujuan, tiba-tiba dia berjalan mengarah ke motor yang sedang diparkir. Kemudian naik ke jok motornya dan melesat pergi meninggalkan lokasi tersebut.

Tindakan itu ternyata berlangsung dalam waktu kurang dari lima detik.

Tentu saja, setelah temannya berhasil mencuri motornya, pelaku joki motor tersebut juga pergi dengan tenang.

Warga setempat dengan inisial RS menyampaikan bahwa kelompok pelaku berhasil mencuri sepeda motor korban dalam waktu singkat karena kunci kontak masih terpasang.

Korban lupa mencabut alat tersebut saat sedang mengirimkan paket barang ke rumah pelanggan di dalam gang tersebut.

Oleh karena itu, pelakunya tidak hanya berhasil mencuri sepeda motor tetapi juga keranjang yang berisi belasan paket barang dari pelanggan.

Kunci kendaraan masih terpasang. Korban baru saja keluar dan hanya satu paket yang datang. Semua paket hilang dicuri," katanya kepada awak media, Selasa (3/2/2026).

Pernyataan Polisi

Di sisi lain, Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya AKP Mulya Sugiharto menyampaikan bahwa pihak korban telah mengajukan laporan ke markasnya.

Saat ini, kasus tersebut sedang diteliti oleh anggotanya. Namun, ia tetap meminta warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan tindak kriminal di mana pun mereka berada.

"Untuk laporan telah diterima, dan hingga saat ini sedang dalam proses penyelidikan," katanya saat dihubungi oleh awak media.

Hanya untuk diketahui, Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya merilis data jumlah kasus pencurian sepeda motor (curanmor) sepanjang tahun 2025, dalam Analisa dan Evaluasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kota Surabaya Tahun 2025, pada hari Rabu (31/12/2025).

Jumlah laporan kasus yang diterima dari masyarakat mencapai sekitar 600 kasus. Sementara itu, jumlah tersangka yang berhasil diidentifikasi dan ditangkap berjumlah 472 orang.

Polrestabes Surabaya secara konsisten berkomitmen untuk menindaklanjuti dan menyelidiki setiap laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Terutama terkait kasus pencurian kendaraan bermotor.

Bahkan, Polrestabes Surabaya juga memastikan kendaraan bermotor yang merupakan hasil pencurian para tersangka, yang berhasil ditemukan dalam penyelidikan kasus tersebut, akan diserahkan secara gratis kepada para korban.

Nah untuk memperlancar program pelayanan pengembalian motor hasil pencurian, Polrestabes Surabaya menyelenggarakan bazar pengembalian sebanyak 1.050 unit motor yang berhasil diungkap dari kasus pencurian kendaraan bermotor.

Agenda 'Bazar Ranmor' telah diadakan dalam dua sesi di Mapolrestabes Surabaya. Sesi pertama berlangsung pada Tanggal 21 hingga 23 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua pada Tanggal 26 hingga 30 Januari 2026.

Pasar tersebut berfungsi sebagai tempat untuk membantu masyarakat yang kehilangan kendaraannya agar dapat mengambilnya kembali secara gratis.

Masyarakat dapat datang ke Mapolrestabes Surabaya dengan membawa bukti kepemilikan sah, seperti BPKB, STNK, atau dokumen tilang, untuk mengecek dan mengambil motornya secara langsung.

Selama penyelenggaraan pameran tersebut, telah puluhan unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian yang sudah dikembalikan kepada pemiliknya.

TerPopuler