
bengkalispos.com–Ketua federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, belum mengetahui apakah tim nasional negaranya akan bisa tampil di Piala Dunia 2026. Hal ini terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap negaranya.
Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran berlangsung pada hari kedua pada hari Minggu (1/3). Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menimbulkan ketidakpastian mengenai masa depan Republik Islam dan membahayakan stabilitas di kawasan.
"Yang jelas adalah setelah serangan (militer) ini, kami (Iran) tidak dapat berharap untuk menyaksikan Piala Dunia dengan penuh harapan," ujar Mehdi Taj kepada portal olahraga Varzesh3. Pernyataan tersebut disampaikan saat Iran merespons serangan Israel.
Pada kompetisi antarnegara musim panas mendatang, Iran tergabung dalam Grup G dan akan bermain di Los Angeles. Di sana, Iran akan menghadapi Selandia Baru dan Belgia, kemudian melawan Mesir di Seattle.
Amerika Serikat menjadi tuan rumah bersama dengan Kanada dan Meksiko. Kompetisi yang paling menarik dalam olahraga ini berlangsung mulai 12 Juni hingga final pada 20 Juli.
Penggemar Iran dilarang memasuki Amerika Serikat sejak adanya larangan perjalanan yang diumumkan oleh pemerintahan Trump. Larangan ini berlaku sebelum terjadinya konflik militer.
FIFA belum memberikan tanggapan terhadap email dari Associated Press mengenai partisipasi Iran dalam Piala Dunia saat ini. Namun, pada Sabtu (28/2), organisasi sepak bola global tersebut menyatakan bahwa mereka sedang mengawasi situasi yang terjadi di kawasan konflik.