Prabowo Contoh Pakistan Atasi Krisis, Potong Gaji Menteri dan DPR -->

Prabowo Contoh Pakistan Atasi Krisis, Potong Gaji Menteri dan DPR

13 Mar 2026, Jumat, Maret 13, 2026

bengkalispos.com,JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto mencontohkan tindakan pemerintah Pakistan dalam menghadapi krisis akibat dampak konflik di Timur Tengah. Efisiensi dijalankan oleh Pakistan dengan cara, antara lain, mengurangi gaji para menteri serta anggota DPR.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara hari ini, Jumat (13/3/2026). Prabowo menyampaikan bahwa ketegangan geopolitik yang terjadi, yaitu konflik Iran dengan AS-Israel, berdampak pada harga minyak global.

Keadaan ini memaksa Indonesia untuk menyiapkan strategi yang tepat. Ia juga memberikan contoh respons dari negara lain, yaitu Pakistan terhadap gangguan yang terjadi di negaranya.

Menurut Prabowo, Pakistan menganggap situasi saat ini sudah sangat mendesak dan disebut sebagai tindakan darurat seperti yang terjadi selama pandemi Covid-19. Pakistan melakukan work from homeBekerja dari rumah (WFH) bagi seluruh instansi pemerintah dan swasta. 50% karyawan bekerja dari rumah. Selanjutnya, durasi kerja berkurang menjadi 4 hari dalam seminggu.

"Mereka bahkan memangkas gaji bagi anggota kabinet dan anggota DPR. Seluruh penghematan gaji ini dikumpulkan guna membantu kelompok yang paling rentan atau yang paling lemah," kata Prabowo.

Pemerintah Pakistan juga membatasi seluruh pasokan bahan bakar minyak untuk kementerian. Pemerintah Pakistan meminta 60% kendaraan pemerintah agar tidak digunakan setiap saat. Selanjutnya, pemerintah Pakistan menghentikan pengadaan AC, pengadaan kendaraan, dan pengadaan perabot dari semua lembaga pemerintah.

Selain itu, pemerintah Pakistan melarang semua perjalanan ke luar negeri, memangkas anggaran pemerintah untuk acara-acara hiburan dan sejenisnya. Seluruh institusi pendidikan tinggi di Pakistan beralih ke sistem online. Sekolah diliburkan selama dua minggu.

"Ini hanya contoh. Saya maksudkan, ini ada beberapa hari, saya kira kita bisa mempelajari masalah ini. Saya kira kita juga perlu berupaya agar kita melakukan penghematan," kata Prabowo.

Presiden yakin bahwa dalam jangka waktu 2 hingga 3 tahun ke depan, Indonesia akan menjadi lebih tangguh. Namun, Indonesia perlu tetap menjaga pengeluaran dengan bijak.

Dengan demikian, kita berharap selalu menjaga agar defisit kita tidak bertambah. Bahkan tujuan kita adalah agar kita tidak memiliki defisit sama sekali. Target kita adalah APBN kita harusbalance budget, itu paling ideal. Dan saya rasa kita mampu melakukannya," katanya.

TerPopuler