-PAPUA.COM, MERAUKE – Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penerapan prinsip bisnis yang berkelanjutan, PT. Berkat Cipta Abadi (BCA), unit usaha dari Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang beroperasi di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, secara terus-menerus melakukan pengawasan kualitas mutu air.
Aktivitas ini dilaksanakan secara teratur dan berkala di beberapa aliran sungai kecil di kawasan perkebunan kelapa sawit perusahaan.
Amiruddin, Manajer Perencanaan PT. BCA mengungkapkan bahwa pemeriksaan rutin merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
"Fokus pengawasan biasanya kami lakukan secara berkala di dua aliran sungai kecil yaitu Bian dan Waterno, yang berdekatan dengan area perkebunan," katanya pada Selasa, (3/3/2026).
Pengawasan kualitas air dilakukan oleh tim lingkungan yang terdiri dari pihak ISPO, Tim Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit PT. BCA, Humas serta perwakilan masyarakat.
Pengujian dilakukan dengan mengambil contoh kualitas air di bagian hulu dan hilir aliran sungai untuk memperoleh nilai parameter kimia pH (potential hydrogen) yang diukur menggunakan alat pH meter.
Hasil pengujian di Sungai Bian dan Waterno menunjukkan angka pH yang berkisar antara 6,31 hingga 6,82. Angka ini menunjukkan bahwa kualitas air di kedua sungai tersebut masih dalam kondisi yang sangat baik dan terjaga.
"Kisaran pH 6,31 hingga 6,82 merupakan kondisi netral yang ideal bagi air bersih dan mendukung kelangsungan hidup organisme air. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan operasional perusahaan yang kami lakukan tidak menyebabkan pengaruh buruk terhadap kualitas air di sekitar lingkungan," ujar Amiruddin.
Selanjutnya dijelaskan bahwa hasil yang konsisten antara pengukuran di hulu dan hilir sungai menunjukkan tidak ada polusi yang signifikan akibat kegiatan perkebunan. Perusahaan berkomitmen untuk tetap menjaga kondisi ini dengan menerapkan sistem pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (*)