Rahasia Stamina Pasangan Saat Puasa, Dr Boyke Bocorkan Menu Sahur dan Buka -->

Rahasia Stamina Pasangan Saat Puasa, Dr Boyke Bocorkan Menu Sahur dan Buka

4 Mar 2026, Rabu, Maret 04, 2026
Rahasia Stamina Pasangan Saat Puasa, Dr Boyke Bocorkan Menu Sahur dan Buka

bengkalispos.comBanyak pasangan suami istri mengajukan pertanyaan tentang cara menjaga energi dan kebugaran selama bulan Ramadhan.

Merespons hal tersebut, ahli seksologi ternama Indonesia, Dr Boyke Dian Nugraha, memberikan saran khusus untuk menjaga kebugaran dan vitalitas selama bulan Ramadhan melalui kanal YouTube Kacamata Dr Boyke,

Pada tayangan tersebut, Dr Boyke menekankan pentingnya memperhatikan menu sahur dan berbuka puasa agar tubuh tetap segar, termasuk dalam menjaga keseimbangan dalam rumah tangga.

“Banyak yang nanya di bulan Ramadhan ini supaya tetap strong, supaya tetap oke, mesti makan apa? Sahur ini jangan cuma makan mi instan, kerupuk ya. Nanti buka puasanya letoy dong,” ujar Dr Boyke dikutip Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, faktor utama yang penting adalah makanan yang dapat meningkatkan sirkulasi darah, baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Peredaran darah yang lancar dianggap memiliki peran penting dalam menjaga kondisi dan semangat.

Ia mengatakan daging kambing sebagai salah satu alternatif.

"Kambing mengandung fenilalanin. Zat ini dapat membantu pembuluh darah menjadi lebih lebar dan merangsang di otak," katanya.

Selain itu, ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan yang mengandung vitamin C dan asam folat, contohnya jeruk serta alpukat.

Semangka juga dianggap sebagai salah satu pilihan yang tepat.

"Semangka dapat membantu, baik dijus maupun dimakan saat berbuka atau sahur," katanya.

Selain itu, cokelat, khususnya cokelat hitam, juga disarankan.

Menurutnya, kandungan fenilalanin pada cokelat mampu meningkatkan respons terhadap rangsangan dan mempercepat peredaran darah.

Hidangan berbuka puasa, selanjutnya, sebaiknya dimulai dengan beberapa butir kurma sebelum shalat Magrib.

Salah satu yang dia sebut adalah Kurma Ajwa yang terkenal mampu meningkatkan energi.

"Kurma memiliki kandungan gula yang dapat meningkatkan energi. Namun jangan langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah besar, terutama yang mengandung lemak," katanya.

Setelah berbuka puasa dan melaksanakan salat Isya serta tarawih, dia menyarankan untuk mengonsumsi jus buah atau minuman hangat sebelum tidur jika masih merasa lapar.

Saat sahur, Dr Boyke menyarankan penambahan protein seperti telur, kerang, dan susu cokelat agar tetap bertenaga hingga tiba waktu berbuka puasa.

"Apalagi jika cokelat gelap itu sangat baik untuk menjaga stamina hingga nanti dibuka," katanya.

Pada akhir tayangan, ia menekankan bahwa menjaga pola makan yang seimbang selama bulan Ramadhan tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga bisa membantu menjaga keharmonisan hubungan pasangan.

"Ramadan kamu mendapatkan pahalanya, tetapi juga bisa mendapatkan seksnya," tutupnya.

Puasa Dapat Meningkatkan Kesuburan, Dr Boyke: Ini Saran untuk Program Kehamilan Selama Ramadhan, Langsung Garis Dua

Ramadhan tidak hanya menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga dianggap mampu memberikan manfaat positif terhadap kesehatan reproduksi. Hal ini disampaikan oleh seksolog nasional, Boyke Dian Nugraha, dalam program edukasinya selama bulan suci.

Berdasarkan pendapat dr Boyke, puasa bisa menjadi cara alami untuk mendetoksifikasi tubuh yang berperan dalam memperbaiki keseimbangan hormon, termasuk hormon reproduksi baik laki-laki maupun perempuan.

"Benar. Karena saat berpuasa, lemak di perut biasanya akan berkurang," kata dr Boyke dilansir dari YouTube Kacamata dr Boyke, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, penurunan lemak perut berkaitan langsung dengan meningkatnya produksi hormon testosteron pada laki-laki. Ketika kadar testosteron meningkat, kualitas sperma juga ikut membaik.

"Jika produksi hormon testosteron meningkat, maka kualitas sperma juga akan menjadi lebih baik," katanya.

Tidak hanya itu, puasa juga berperan dalam menurunkan hormon insulin akibat penurunan asupan gula selama bulan Ramadhan. Kondisi ini, lanjutnya, juga membantu meningkatkan produksi testosteron agar berjalan lebih efisien.

“Produksi insulinnya menurun, sedangkan kadar testosteronnya meningkat lebih baik,” katanya.

Selain testosteron, puasa juga dianggap dapat mendukung fungsi hormon pertumbuhan yang berperan dalam perbaikan sel-sel tubuh. Proses pembersihan selama bulan Ramadan diyakini mempercepat proses regenerasi sel, termasuk sel telur dan sperma.

"Perbaikan sel akan membuat pertumbuhan sel menjadi lebih baik, sehingga kualitas sel telur dan sel sperma meningkat secara signifikan," katanya.

Tips Kehamilan Selama Bulan Ramadhan

Untuk pasangan yang ingin segera memiliki anak, dr Boyke memberikan beberapa saran yang dapat dilakukan selama bulan Ramadan.

Pertama, pasangan perlu memahami masa subur. Ia menyarankan untuk menghitung masa subur dengan menambahkan 11 hingga 17 hari dari tanggal pertama menstruasi.

"Tambahkan 11 dan 17 dihitung dari hari pertama haid istri," jelasnya.

Kedua, perhatikan pola makan untuk meningkatkan kualitas sperma dan sel telur. Ia menyarankan mengonsumsi makanan bernutrisi seperti tauge, kerang, alpukat yang kaya akan asam folat, serta sumber protein berkualitas tinggi.

"Tambahkan makanan seperti kacang hijau, kerang, dan jus alpukat yang kaya akan asam folat. Selanjutnya tambahkan juga sumber protein yang lebih tinggi agar kualitas sperma dan sel telur semakin baik," katanya.

Ketiga, lakukan hubungan intim secara teratur selama masa subur, sebaiknya setiap dua hari sekali.

"Pada masa-masa subur, kamu tetap perlu melakukan hubungan intim setiap dua hari," katanya.

Namun, ia juga menegaskan bahwa upaya medis harus disertai dengan doa.

"Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan berkah. Mohonlah kepada Tuhan agar dianugerahi anak yang sehat, shaleh, serta dapat memberikan manfaat bagi keluarga, bangsa, dan negara," tutupnya.

Dengan gaya hidup yang lebih sehat selama berpuasa serta perencanaan yang tepat, bulan Ramadan dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas hormon reproduksi dan memperbesar peluang terjadinya kehamilan.(bengkalispos.com/Firdha)

TerPopuler