Ramadhan Hanya Tinggal Akhir! Kenali Tanda Orang yang Meraih Lailatul Qadar -->

Ramadhan Hanya Tinggal Akhir! Kenali Tanda Orang yang Meraih Lailatul Qadar

9 Mar 2026, Senin, Maret 09, 2026
Ramadhan Hanya Tinggal Akhir! Kenali Tanda Orang yang Meraih Lailatul Qadar

KILAS ACEH -Ramadhan memasuki tahap paling penting. Waktu terasa semakin cepat, malam-malam terakhir datang secara bergantian, dan umat Islam di seluruh dunia mulai mencari satu malam yang paling istimewa: Lailatul Qadar.

Malampun bukan malam yang biasa. Nilainya lebih unggul daripada seribu bulan. Maksudnya, ibadah pada malam itu setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun. Bayangkan saja betapa hebatnya kesempatan yang diberikan oleh Allah?

Oleh karena itu, banyak orang bersedia mengurangi waktu tidur, memperpanjang shalat, dan menjaga masjid demi momen langka ini. Namun, pertanyaannya adalah, bagaimana ciri-ciri seseorang yang benar-benar meraih Lailatul Qadar?

Ciri-Ciri Orang yang Beruntung Mendapatkan Lailatul Qadar

Tidak ada pengumuman resmi mengenai siapa yang mendapatkannya. Namun para ulama menjelaskan, terdapat tanda-tanda yang dapat dirasakan oleh orang yang beruntung meraih malam penuh kemuliaan ini.

Ketentraman batin yang luar biasa sering dirasakan. Hati terasa tenang, pikiran menjadi lebih jernih, dan jiwa seolah diisi oleh rasa nyaman yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kecemasan berkurang, emosi lebih stabil, dan hati terasa ringan.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:

Siapa pun yang memperingati malam Lailatul Qadar dengan penuh keyakinan dan berharap pahala, maka dosa-dosanya yang lalu akan dihapuskan.

Selain memiliki hati yang tenang, seseorang yang mendapatkan Lailatul Qadar juga merasakan pengalaman ibadah yang berbeda. Shalat terasa lebih fokus. Membaca Al-Qur'an menjadi lebih menyenangkan. Zikir mengalir dengan mudah tanpa terasa melelahkan.

Bahkan, ruku' terasa lebih panjang karena hati benar-benar menikmati saat berdoa kepada Allah.

Doa-doa terasa lebih mendalam. Air mata bisa mengalir secara alami tanpa perlu dipaksa. Terdapat perasaan dekat yang kuat antara hamba dan Tuhan-Nya.

Perubahan Baik Setelah Malam Kemuliaan

Tanda-tanda berikutnya biasanya muncul setelah malam tersebut berlalu. Seseorang yang mencapai Lailatul Qadar cenderung mengalami perubahan sikap yang lebih baik.

Mereka menjadi lebih sabar dalam menghadapi tantangan. Lebih mudah memaafkan kesalahan orang lain. Hati terasa lebih lega dan tidak gampang terbawa emosi.

Peribadatan menjadi lebih teratur. Bukan hanya tekun saat bulan Ramadhan, tetapi kebiasaan positif tersebut tetap berlanjut hingga bulan-bulan setelahnya.

Hidup terasa lebih penuh berkah. Segala hal terasa lebih mudah dihadapi. Rezeki mengalir dari tempat yang tak pernah terduga. Bukan berarti kehidupan tanpa tantangan, namun hati menjadi lebih siap menghadapinya.

Banyak orang merasakan peningkatan kekuatan spiritual. Tubuh mungkin lelah akibat kurang tidur, namun jiwa terasa lebih segar. Semangat beribadah meningkat secara signifikan.

Yang menarik, banyak orang merasakan "keindahan beribadah". Shalat bukan lagi menjadi kewajiban yang terasa melelahkan, melainkan kebutuhan yang diharapkan.

Amalan Paling Efektif dalam Menyambut Lailatul Qadar

Karena waktu yang tepat tidak diketahui, Nabi Muhammad menyarankan umat Islam untuk memperingati sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, khususnya malam-malam yang ganjil.

Banyak ulama memiliki pandangan mengenai waktu paling kuat terjadinya Lailatul Qadar. Imam Syafi'i mengatakan bahwa malam ke-21 atau 23 Ramadhan adalah waktu yang paling mungkin. Sedangkan Imam Malik berpendapat bahwa malam ke-27 lebih utama.

Namun intinya bukanlah menebak tanggal. Intinya adalah menjalankan ibadah secara konsisten.

Beberapa kegiatan yang dapat kamu tingkatkan:

Perbanyak shalat malam

Tahajud, witir, serta shalat sunnah lainnya menjadi senjata utama.

Tilawah Al-Qur’an

Bacalah dengan tartil, pahami maksudnya, dan rasakan pesannya.

Perbanyak doa dan istighfar

Mohon pengampunan, kesehatan, rezeki yang halal, serta kebaikan di dunia dan akhirat.

Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa khusus pada malam Lailatul Qadar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Jami at-Tirmidzi:

Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka berilah aku ampunan.

Zikir dan tafakur

Basahi mulut dengan dzikir, pujian, takbir, dan tahlil.

Sedekah dan amal sosial

Berbagi pada malam yang istimewa dapat memperbesar pahala.

I’tikaf di masjid

Fokus pada peribadatan, menjauhi gangguan dunia.

Mari manfaatkan ibadah di sisa bulan Ramadhan. Nyalakan malam dengan shalat, doa, dan dzikir yang terbaik. Siapa tahu, tahun ini menjadi momen kita benar-benar mencapai Lailatul Qadar.***

TerPopuler