Solusi PPPK Selain PHK? -->

Solusi PPPK Selain PHK?

31 Mar 2026, Selasa, Maret 31, 2026

bengkalispos.com- BENGKULU - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan masih mencari cara mengatasi masalah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atauPPPK di masa efisiensi anggaran.

Helmi menekankan bahwa dirinya tidak berpikir untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap PPPK.

"Kami tidak memikirkan hal itu. Masih mencari solusi lain," katanya pada Senin (30/3).

Ia menjelaskan salah satu tindakan yang sedang dipersiapkan adalah penyederhanaan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengurangi beban pengeluaran daerah.

Menurutnya, kebijakan penyederhanaan OPD tersebut berpeluang mengurangi anggaran yang diperkirakan berkisar antara Rp50 miliar hingga Rp60 miliar.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menerapkan kebijakan moratorium terhadap pegawai negeri sipil (PNS) dengan tidak menerima karyawan baru maupun mutasi dari daerah lain.

"Kami tidak menerima, baik yang pindah maupun yang baru," kata Helmi.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari rencana jangka menengah dalam menjaga keseimbangan anggaran, sehingga tidak perlu memangkas jumlah tenaga kerja yang sudah ada.

Gubernur Helmi mengatakan setiap tahun sekitar 500 Aparatur Sipil Negara (ASN) memasuki masa pensiun secara alami, sehingga dalam beberapa tahun mendatang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.

Berkurangnya jumlah pegawai secara alami melalui pensiun, diiringi dengan penyederhanaan OPD dan kebijakan moratorium ASN, membuat Pemprov Bengkulu memperkirakan efisiensi bisa mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat, yaitu di bawah 30 persen.

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu menerapkan sistem kerja dari rumah (WFA) dan kerja di mana saja bagi pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah provinsi sebagai upaya mengurangi pengeluaran anggaran.

Pemerintah Provinsi masih akan terus mengevaluasi langkah-langkah tambahan yang bisa diambil guna memperkuat efisiensi anggaran yang efektif, optimal, dan tetap memperhatikan berbagai aspek.

"Lihat nanti, langkah apa saja yang akan kami ambil," kata Pak Gubernur.(antara/jpnn)

TerPopuler