Tudor Kritik Pedas Wasit, Tottenham Terancam Turun Kelas Usai Kalah dari Fulham -->

Tudor Kritik Pedas Wasit, Tottenham Terancam Turun Kelas Usai Kalah dari Fulham

2 Mar 2026, Senin, Maret 02, 2026
Tudor Kritik Pedas Wasit, Tottenham Terancam Turun Kelas Usai Kalah dari Fulham

bengkalispos.comPelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya setelah timnya kalah 1-2 dari Fulham dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, Minggu (2/3).

Tidak hanya hasil akhir yang membuatnya marah, tetapi juga keputusan wasit yang dianggap merugikan Spurs.

Gol pertama Fulham memicu kemarahan Tudor. Ia menganggap ada dorongan terhadap Radu Dragusin sebelum bola masuk ke gawang. Namun wasit Thomas Bramall tetap mengesahkan gol tersebut.

Menurut Tudor, kejadian tersebut seharusnya dihentikan karena terdapat pelanggaran sebelumnya. Ia bahkan menyebut wasit terlalu condong pada tim tuan rumah.

"Goal pertama mereka mengubah jalannya pertandingan. Seharusnya itu pelanggaran," katanya setelah pertandingan, dilansir dari bcc.com.

Pelatih asal Kroasia tersebut juga menyampaikan pendapatnya mengenai konsistensi keputusan wasit. Ia membandingkan dengan kejadian pekan lalu ketika gol Tottenham dibatalkan dalam pertandingan melawan Arsenal karena dianggap ada sentuhan ringan. Menurutnya, standar penilaian seharusnya sama.

Kekalahan ini memperpanjang kecenderungan negatif Tottenham dalam kompetisi lokal.

Mereka kini belum pernah meraih kemenangan dalam 10 pertandingan liga dan berada di posisi ke-16 dalam klasemen sementara. Jarak dengan zona degradasi semakin sempit, hanya selisih empat poin.

Pemain tengah Tottenham Hotspur, Yves Bissouma, mengakui bahwa kondisi timnya saat ini sedang tidak stabil. Ia menyebut situasi ini sebagai krisis dan meminta perubahan dari seluruh anggota tim.

"Kita perlu bekerja lebih keras. Saat ini semua terasa berat," katanya singkat.

Dalam pertandingan tersebut, Tottenham tampil tidak meyakinkan. Mereka hanya menghasilkan satu tembakan yang tepat sasaran yang berujung pada gol. Sementara itu, Fulham tampil lebih gesit dan beberapa kali menciptakan peluang yang mengancam.

Tudor, yang baru saja mengambil alih tim setelah pergantian pelatih, menyadari tantangan besar yang menantinya. Ia melihat bahwa masalah yang dihadapi Spurs bukan hanya terkait dengan mental, tetapi juga kualitas dalam bermain serang dan bertahan.

"Kami masih kurang dalam berbagai bidang. Perlu adanya perbaikan," tegasnya.

Tottenham masih memiliki 10 pertandingan yang tersisa pada musim ini, dimulai dengan laga melawan Crystal Palace. Setiap poin kini sangat berarti bagi klub asal London Utara tersebut.

Jika tidak segera bangkit, ancaman penurunan kelas yang selama ini terasa jauh bisa menjadi kenyataan. Tekanan terhadap Tudor dan para pemain pasti akan semakin meningkat dalam beberapa pekan mendatang.

TerPopuler