
Ringkasan Berita:Persiapan teknis lelang Tol Geta akan dimulai pada bulan ini. Pemerintah akan mempersiapkan secara matang segala hal terkait sebelum disampaikan kepada investor.
PRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Persiapan teknis lelang Tol Geta akan dimulai pada bulan ini. Pemerintah akan mempersiapkan secara matang aspek teknis sebelum disampaikan kepada para investor.
Berita terkini mengenai perkembangan pembangunan Tol Geta (Gedebage-Tasikmalaya) menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pemerintah, khususnya Kementerian PU dan Kementerian Keuangan, telah melakukan persiapan segala dokumen yang diperlukan, termasuk lelang, dan akan dilaksanakan mulai bulan depan.
Kepala Badan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra menyatakan bahwa proses penting tersebut akan direncanakan dilaksanakan pada kuartal II/2026.
Mereka akan memastikan dokumen teknis dan keuangan proyek lebih matang sebelum kembali disampaikan kepada para investor.
Sebelumnya dilaporkan, pengumuman lelang Tol Geta masih belum jelas hingga bulan kedua pada tahun 2026 ini. Sebanyak 15 kelurahan di 4 kecamatan Kota Tasikmalaya rencananya akan terkena dampak dari Tol Geta dan masih menunggu penentuan lokasi.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengimbau para peserta lelang jalan tol, termasuk Tol Geta, untuk memperhatikan informasi yang tersedia di saluran resmi BPJT.
Proses pendaftaran peserta lelang tol akan segera dimulai. Ikuti informasi resmi yang akan diberikan melalui saluran resmi BPJT, demikian isi pengumuman di saluran BPJT.
Pada awal tahun, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan segera memulai proses pendaftaran peserta dalam lelang jalan tol. Dilansir dari situs resmi BPJT, pengumuman ini menunjukkan bahwa seluruh proses lelang akan segera dilaksanakan pada tahun 2026, termasuk untuk Tol Geta.
Diketahui bahwa saat ini terdapat 19 proyek jalan tol yang akan segera dilelang pada tahun depan atau dalam waktu 15 hari di tahun 2026. Dari belasan proyek tol yang akan dilelang tersebut, Tol Geta atau Gedebage Tasikmalaya termasuk di dalamnya.
Di Kota Tasikmalaya, sebanyak 15 kelurahan akan terdampak oleh rencana pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya (Tol Geta).
Proses penawaran tol Geta direncanakan akan dilanjutkan pada tahun ini. Secara keseluruhan terdapat 19 proyek tol yang akan ditawarkan dengan perkiraan nilai investasi mencapai Rp 408,68 triliun.
Kepala Badan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rachman Arief, menyatakan pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 27,55 miliar untuk mendukung persiapan hingga pelaksanaan lelang. Dari angka tersebut, sebesar Rp 23,33 miliar dialokasikan khusus untuk persiapan 19 proyek tol, termasuk Tol Geta.
"Untuk tahap persiapan 19 proyek jalan tol KPBU dialokasikan dana sebesar Rp 23,33 miliar dan perkiraan biaya investasi mencapai Rp 408,68 triliun," kata Rachman Arief dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta.
Tentu saja rapat tersebut memberikan penjelasan dan perkembangan terbaru mengenai Tol Geta yang telah diumumkan oleh pemerintah, serta sedang dalam proses lelang sejak dua tahun lalu. Rencana pembangunan Tol Geta sudah memasuki tahap pengadaan lahan. Proses lelang kembali dilakukan setelah dua kali dilaksanakan namun hingga kini belum ada pemenang.
Daftar 15 Kecamatan di Kota Tasikmalaya yang Terkena Dampak Jalan Tol Geta
Kecamatan Tamansari
Kelurahan Suka Hurip
Kelurahan Mugar Sari
Kelurahan Sumelap
Kelurahan Setia Mulya
Kelurahan Taman Jaya
Kelurahan Mulya Sari
Kecamatan Kawalu
Kelurahan Gunung Tandala
Kelurahan Karang Anyar
Kelurahan Cilamajang
Kelurahan Karsamenak
Kecamatan Cibeureum
Kelurahan Ciherang
Kelurahan Ciakar
Kecamatan Mangkubumi
Kelurahan Karikil
Kelurahan Cigantang
Kelurahan Sambong Jaya
Profil Jalan Tol Geta
Tol Geta telah diakui sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022. Jadwal penyelesaian ruas Gedebage–Tasikmalaya ditetapkan hingga tahun 2024.
Terdiri dari Dua Seksi
Bagian 1: Jalur Junction Gedebage–Garut Utara (45,20 km)
Bagian 2: Garut Utara–Tasikmalaya (50,32 km)
Saat ini, perkembangan proyek masih dijadwalkan sampai ke wilayah Tasikmalaya.
Berikut daftar 19 proyek jalan tol KPBU yang akan dipasarkan pada tahun 2026:
Proyek prakarsa pemerintah (solicited)
Tol Bandung Internal (BIUTR)
Tol Pejagan-Cilacap
Tol Tuban-Babat-Lamongan-Gresik
Tol Malang-Kepanjen
Tol Gedebage-Tasikmalaya (Geta)
Tol Gilimanuk-Mengwi
Tol Bandara Supadio-Pelabuhan Kijing
Proyek non-prakarsa pemerintah (unsolicited)
Jalan Tol Pluit-Bandara Soekarno Hatta (Jalan Tol Tomang-Pluit-Bandara Elevated)
Tol Cikunir-Karawaci Elevated
Tol Semanan-Balaraja
Tol Pelabuhan (Harbour Toll) Semarang
Tol Bitung-Serpong
Tol Caringin-Cisarua (Tol Puncak)
Tol Akses Patimban Extend
Proyek Penugasan Pemerintah
Tol Rantau Prapat-Kisaran
Tol Dumai-Simpang Sigandai-Rantau Prapat
Tol Pelabuhan Panjang-Lematang
Tol Rengat-JC Pekanbaru
Tol Jambi-Rengat.(*)