15 Provinsi Pemasok KPR Subsidi 2025, Termasuk Kalimantan Timur -->

15 Provinsi Pemasok KPR Subsidi 2025, Termasuk Kalimantan Timur

4 Apr 2026, Sabtu, April 04, 2026
15 Provinsi Pemasok KPR Subsidi 2025, Termasuk Kalimantan Timur
Ringkasan Berita:
  • Program FLPP 2025 mencatat rekor nasional sebanyak 278.868 unit rumah subsidi, di mana Jawa Barat menjadi penyumbang terbesar dengan 62.591 unit atau 22,4 persen.
  • Posisi berikutnya diisi oleh Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Banten, dan Jawa Timur.
  • Total 15 provinsi menjadi tulang punggung dalam pendistribusian rumah subsidi, didorong oleh permintaan perumahan yang tinggi khususnya di daerah berpenduduk padat.
 

KALTIM.CO- Penyaluran program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun 2025 mencapai rekor tertinggi di tingkat nasional dengan jumlah total sebanyak 278.868 unit rumah.

Dari jumlah tersebut, terdapat 15 provinsi yang memiliki penyaluran terbesar dan menjadi sumber utama rumah subsidi di Indonesia.

Berdasarkan data penyebaran nasional, Provinsi Jawa Barat merupakan daerah yang paling banyak menerima FLPP, yaitu sebanyak 62.591 unit rumah atau sekitar 22,4 persen dari total nasional.

Maknanya, hampir satu dari lima perumahan subsidi di Indonesia terletak di Jawa Barat.

Di bawah Jawa Barat, posisi berikutnya diisi oleh Jawa Tengah dengan 24.470 unit, diikuti oleh Sulawesi Selatan yang memiliki 23.255 unit.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Diikuti oleh Banten dengan 18.966 unit dan Jawa Timur dengan 18.361 unit, keduanya menjadi bagian dari lima provinsi teratas dalam hal penyaluran FLPP. 2. Banten (18.966 unit) dan Jawa Timur (18.361 unit) mengisi posisi kelima dalam daftar provinsi dengan jumlah penyaluran FLPP terbesar. 3. Selanjutnya, Banten yang menyumbang 18.966 unit dan Jawa Timur dengan 18.361 unit masuk dalam lima besar provinsi yang memiliki penyaluran FLPP tertinggi. 4. Setelah itu, Banten (18.966 unit) dan Jawa Timur (18.361 unit) menjadi provinsi yang menduduki peringkat lima besar dalam penyaluran FLPP. 5. Banten dengan 18.966 unit dan Jawa Timur dengan 18.361 unit melengkapi lima besar provinsi yang paling banyak menyalurkan FLPP.

Di sisi lain, provinsi lain yang juga masuk dalam sepuluh besar adalah Sumatera Selatan (16.452 unit), Sumatera Utara (11.496 unit), Kalimantan Selatan (11.218 unit), Sulawesi Tenggara (9.055 unit), dan Kalimantan Barat (8.957 unit).

Di luar 10 besar, distribusi FLPP tetap relatif besar di beberapa provinsi lain.

Riau dan Lampung tercatat dalam kisaran 7.000 sampai 9.000 unit.

Diikuti oleh Kalimantan Timur dengan sekitar 6.000 hingga 7.000 unit, berikutnya adalah Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang masing-masing berada dalam kisaran 5.000 hingga 6.000 unit.

Secara keseluruhan, 15 provinsi ini berperan sebagai tulang punggung dalam pendistribusian FLPP nasional, memberikan kontribusi besar terhadap program penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

FLPP adalah program pemerintah yang berupa bantuan dana perumahan khusus bagi Keluarga Berpenghasilan Rendah (KBR).

Dengan skema ini, masyarakat bisa membeli rumah dengan bantuan pembiayaan yang menawarkan bunga rendah dan cicilan yang lebih mudah dibayar.

Kata "unit rumah" dalam data ini mengacu pada jumlah rumah yang telah mendapatkan pendanaan melalui program KPR subsidi dan sudah memasuki tahap pelaksanaan atau penandatanganan perjanjian.

Sementara itu, pendistribusian FLPP merujuk pada proses pencairan dana pembiayaan dari pemerintah melalui bank pelaksana kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Dominasi wilayah di Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, tidak dapat dipisahkan dari jumlah penduduk yang besar serta tingginya permintaan tempat tinggal di daerah sekitar kota-kota besar.

Namun, beberapa provinsi di luar Jawa seperti Sulawesi, Sumatra hingga Kalimantan juga memberikan kontribusi yang cukup besar. (*)

TerPopuler