
bengkalispos.comBaru-baru ini tindakan Pinkan Mambo di jalan menjadi perbincangan di media sosial. Ternyata tindakannya memengaruhi para pedagang di sekitar.
Bukan Pinkan Mambo jika tidak melakukan terobosan yang menarik perhatian publik. Setelah sebelumnya menjual donat, kini ia melakukan siaran langsung di Jalan Raya Mauk, Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Ia menyanyi di tepi jalan hingga menarik perhatian penduduk. Banyak orang yang datang mendekat untuk menyaksikan dan ikut berfoto.
Di tengah keramaian tersebut ternyata membawa keberuntungan tersendiri bagi para pedagang. Salah seorang penjual kue cubit bernama Muhammad Irfan mengatakan dagangannya ikut laris sejak lokasi tersebut ramai dikunjungi oleh warga.
Ramai. Yang meminta foto juga ramai, dilivejuga ramai," kata Irfan, dilaporkan dari news.
Menurutnya, banyak pengunjung yang datang dan akhirnya membeli makanan. Peningkatan jumlah pembeli ini telah memberikan dampak positif baginya.
Ada yang sekadar lewat, ada yang sedang lapar, jadi membeli.
"Beberapa orang membeli, ada juga yang tidak, tetapi rasanya ramenya terasa," tambahnya.
Kehidupan ramai biasanya terjadi setiap hari Rabu dan Kamis ketika Pinkan Mambo melakukan siaran langsung. Pada waktu yang sama, kawasan Sepatan menjadi tempat berkumpul masyarakat.
"Memang menguntungkan juga," kata Irfan.
Di tengah aksinya yang menjadi perhatian masyarakat, Pinkan Mambo akhirnya angkat bicara. Alasan ia melakukan hal ini adalah karena ingin mencoba sesuatu yang berbeda setelah merasa bosan saat tampil di panggung.
"Intinya, mengapa tampil di jalan karena aku sudah merasa bosan menyanyi di panggung," kata Pinkan.
Ia juga menyatakan bahwa pendapatan dari siaran langsungnya cukup menguntungkan. Meskipun besarnya tidak selalu tetap.
"Beberapa kali hanya Rp 2 juta, Rp 3 juta, Rp 10 juta, bisa mencapai Rp 20 juta," katanya.
"Jika saya memiliki paling banyak Rp 30 juta hingga Rp 40 juta, tetapi jarang," tambahnya.
Meskipun ada perdebatan terkait aksi jalan kaki Pinkan Mambo, di baliknya ternyata membawa manfaat lain. Salah satunya adalah para pedagang sekitar yang dagangannya laris karena kedatangan warga yang datang menyaksikan. (*)