
bengkalispos.com - Ara Rusli mengungkapkan alasan pergantian nama menjadi Inarasati di tengah kontroversi pernikahan siri. Ia menyebutkan mengenai makna nama tersebut.
Inara Rusli secara resmi mengumumkan perubahan namanya menjadi Inarasati, di tengah berbagai tantangan yang sedang ia hadapi. Apa alasan di balik keputusan tersebut?
Baru-baru ini, alasan Inara Rusli mengganti namanya menjadi Inarasati di tengah kontroversi pernikahan siri kini menjadi perhatian. Ia menyampaikan tentang makna nama tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Inara Rusli saat menjadi tamu dalam podcast Kacamata Nanda. Inara memiliki alasan yang sangat pribadi di balik keputusannya.
Ia menjelaskan bahwa kata "Sati" berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki makna filosofis mendalam mengenai kehidupan.
Menurutnya, istilah tersebut menggambarkan makna seperti kesadaran penuh (mindfulness), kepuasan, kelengkapan, serta kesetiaan. Nilai-nilai ini dinilai sangat sejalan dengan perjalanan hidup yang sedang ia jalani saat ini.
"Nama asli tetap Ina Idola Rusli. Aku tambahkan Sati. Sati ini dalam bahasa Sansekerta berarti kesadaran, cukup, penuh, serta juga melambangkan kesetiaan," kata Inara Rusli.
Perubahan nama panggung tersebut menjadi tanda awal dari masa baru dalam hidupnya. Setelah melewati berbagai pengalaman dan perhatian publik, Inara menganggap nama itu sebagai doa sekaligus pengingat untuk dirinya sendiri.
Ia menekankan bahwa keputusan tersebut bukan hanya upaya untuk mencari perhatian atau sensasi. Sebaliknya, Inara menginginkannya sebagai bentuk evaluasi diri agar terus berkembang menjadi seseorang yang lebih baik.
"Seseorang yang setia, jujur terhadap dirinya sendiri, dan terbuka. Jadi, ini juga menjadi pengingat bagi diriku sendiri," kata Inara.
Bukan hanya nama, ia juga mengganti tanda tangan yang tercantum di KTP. Keputusan ini diambil setelah menerima saran dari seorang teman yang dianggapnya bijaksana.
Temannya itu menyampaikan pendapat bahwa tanda tangan memiliki arti yang penting dalam kehidupan seseorang.
Bagi Inara, saran tersebut terdengar logis karena ia percaya bahwa setiap kata maupun tanda bisa menjadi doa dan harapan. Ia juga menyampaikan bahwa ucapan maupun tanda tangan memiliki makna doa yang sama.
Meskipun telah mengganti nama dalam lingkungan publik, Inara menegaskan bahwa identitas resminya tetap tidak berubah. Namanya yang asli masih Ina Idola Rusli seperti yang tercatat secara hukum.
Ia hanya menambahkan kata "Sati" sebagai bagian dari nama panggung yang kini digunakan dalam kegiatannya di dunia hiburan dan media sosial.
Selain memiliki makna simbolis, perubahan nama tersebut juga telah diurus secara resmi dari segi administrasi. Inara menyampaikan bahwa ia telah mengganti tanda tangannya pada beberapa dokumen penting.
Tindakan tersebut diambil saat proses hukum masih berlangsung. Pada masa 2025 hingga 2026, ia terlibat dalam perkara dugaan perzinaan yang dilaporkan oleh pihak lain.
Kasus tersebut juga melibatkan seorang pria bernama Insanul Fahmi, yang disebut dalam laporan polisi. Bahkan, terdapat rekaman CCTV yang digunakan sebagai bukti pendukung.
Merespons situasi tersebut, Inara tidak tinggal diam. Ia kemudian mengajukan laporan balik ke Bareskrim Polri mengenai dugaan akses ilegal terhadap data pribadinya. (*)