
JATENG.COM, JEPARA -Perayaan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara tahun ini akan diisi dengan Kirab Buka Luwur yang diselenggarakan pada hari Kamis (9/4).
Menariknya, peserta kirab berangkat dari Pendopo Kartini Jepara menuju kawasan Masjid dan Makam Mantingan, Kecamatan Tahunan dengan menggunakan kendaraan yang tidak menggunakan bahan bakar minyak dan listrik.
Terdapat 11 kuda dan 11 kereta kuda yang disiapkan sebagai alat transportasi dalam kirab pembukaan makam Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin.
Kepala daerah, wakil kepala daerah, serta jajaran Forkopimda Jepara direncanakan akan mengikuti kirab dengan naik kuda. Sementara itu, para pegawai dinas, staf ahli, dan asisten daerah akan menggunakan Andong dalam prosesi kirab. Selain itu, peserta kirab yang lain akan mengikuti kirab dengan berjalan kaki.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat menyampaikan bahwa satu ekor kuda khusus disediakan untuk pemeran Ratu Kalinyamat. Ditemani oleh kuda dan kereta andong untuk memeriahkan proses kirab.
Selain itu, tersedia puluhan sepeda ontel yang memberikan nuansa masa lalu sebagai metafora dari kesederhanaan.
Ali Hidayat menekankan bahwa pelaksanaan kirab membuka luwur menyambut Hari Jadi Jepara tahun ini tidak melibatkan kendaraan seperti mobil maupun sepeda motor.
Rencana kirab perayaan Hari Jadi Jepara akan dimulai pada siang hari setelah waktu salat Duhur dan tiba di kompleks Makam serta Masjid Sultan Hadlirin Mantingan pada pukul 13.30 WIB.
"Setelah proses pembukaan, terdapat pemberian santunan dan upacara selamatan tumpeng bersama ribuan warga," katanya pada Rabu (08/04/2026).
Karnaval juga diperiahkan oleh tarian tradisional Ratu Kalinyamat yang turut serta dalam prosesi dengan berjalan kaki.
Ali Hidayat menegaskan bahwa peserta kirab tahun ini diperkirakan mencapai 1.000 orang. Mulai dari pejabat pemerintah, tokoh seni budaya, hingga masyarakat luas. Selama prosesi kirab berlangsung, juga disajikan pertunjukan drumband secara bergantian oleh para pelajar.
Pembukaan pertunjukan drumband oleh SMPN 2 Jepara dimulai dari titik start Pendopo Kartini Jepara, dilanjutkan dengan tampilan siswa SMPN 3 Jepara hingga tiba di kompleks Makam dan Masjid Mantingan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jepara, Budhi Sulistyawan menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan kirab buka luwur disiarkan secara langsung dan dapat diakses oleh masyarakat luas.
"Selain prosesi kirab buka luwur, rangkaian perayaan Hari Jadi Jepara juga meliputi doa bersama lintas agama, pertunjukan wayang, ziarah ke sembilan leluhur Jepara, serta pengajian besar," katanya.(Saiful Ma'sum)