bengkalispos.com–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara kembali mengadakan sunatan massal di Sasana Bakti Praja, Senin (6/4/2026).Sunatan gratis ini merupakan bagian dari perayaan hari jadi Kabupaten Banjarnegara yang ke-455 tahun 2026, sebagai bentuk bakti sosial Pemkab untuk membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu.
Kepala Badan Kesra Banjarnegara, Tursiman, S.Sos, dalam pidatinya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian sosial pemerintah dan BAZNAS. Meskipun fokus utamanya adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu, panitia bersikap terbuka bagi siapa saja yang ingin mengikuti.
"Acara sunatan massal ini merupakan wujud kepedulian kita bersama. Bukan hanya ditujukan kepada yang tidak mampu, tetapi bersifat umum. Siapa saja yang ingin disunat, silakan bergabung. Target kami awalnya sebanyak 75 peserta, dan hari ini alhamdulillah telah terpenuhi 40 anak yang dikhitan oleh tim medis yang kompeten," kata Tursiman setelah membuka acara.
Kepala Sekretaris Daerah juga mengingatkan kepada para orang tua agar terus mendukung pendidikan anak-anak mereka. Ia menekankan bahwa saat ini pemerintah telah menyediakan berbagai program sekolah yang gratis dan beasiswa untuk warga yang termasuk dalam kategori desil rendah.
"Setelah ibadahnya menjadi suci dan sempurna melalui proses khitan ini, saya berharap anak-anak semakin giat belajar. Pemerintah akan selalu hadir memberikan dukungan pendidikan untuk masa depan mereka," katanya.
Ketua BAZNAS Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo SH M.Hum dalam laporannya menyampaikan bahwa sunatan masal saat ini berbeda dengan prosesi khitan pada masa lalu yang sering kali menimbulkan rasa takut pada anak-anak.
Proses khitanan kali ini memanfaatkan teknologi medis terkini yang mengurangi rasa nyeri dan mempercepat masa pemulihan.
"Anak-anak tidak perlu takut, sekarang teknologinya sudah maju, hanya terasa seperti digigit semut. Setelah disunat bisa langsung berlari, berbeda dengan dulu yang harus menunggu lama," ujar Sutedjo.
Sutedjo menambahkan, selain memperoleh layanan kesehatan gratis, peserta juga diberikan berbagai fasilitas pendukung.
Setiap anak menerima paket lengkap yang mencakup baju koko, sarung, peci, sandal, serta uang saku dan biaya transportasi untuk pendamping.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk bantuan 100 sarung melalui program CSR dari sebuah perusahaan di Banjarnegara.
Andri Subiyanto, warga Banjarnegara, salah satu orang tua peserta, menyatakan sangat terbantu oleh kehadiran program ini.
Ini kali kedua saya mendaftarkan anak dalam acara sunatan massal BAZNAS. Sangat membantu mengurangi beban keluarga, terlebih fasilitas yang tersedia sangat lengkap," katanya.
Pernyataan serupa diungkapkan oleh Mamat, warga dari Kecamatan Pagentan yang bersedia melakukan perjalanan jauh hanya untuk mengkhitankan anaknya.
"Kebetulan anak memang sudah menginginkan sunat, pas sekali ada acara ini jadi sekaligus mendaftarkannya," katanya.
BAZNAS Banjarnegara juga memiliki rencana untuk mengadakan kegiatan serupa pada liburan sekolah berikutnya dengan kuota yang sama, yaitu sekitar 70-75 anak.
Hal ini dilakukan mengingat antusiasme masyarakat yang tinggi serta pertimbangan kesesuaian hari berdasarkan adat istiadat setempat.*** (Tim Kominfo)