
Ringkasan Berita:
- BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Maluku Utara kemungkinan akan terkena hujan ringan hingga deras pada 4 April 2026, khususnya pada siang hingga sore hari.
- Beberapa daerah seperti Morotai, Tobelo, Jailolo, serta Taliabu diminta untuk tetap waspada terhadap curah hujan tinggi yang disertai angin kencang.
- Kondisi gelombang laut cukup stabil dengan ketinggian antara 0,25 hingga 1,25 meter tanpa adanya peringatan dini.
TERNATE.COM– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan pembaruan ramalan cuaca untuk wilayah Maluku Utara pada hari Sabtu, 4 April 2026.
Di pagi hari, cuaca biasanya cerah dengan sedikit awan. Namun, terdapat kemungkinan hujan yang intensitasnya ringan hingga sedang dapat terjadi di daerah Sulawesi, Sanana, dan sekitarnya.
Pada siang hingga sore hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Maluku Utara.
Wilayah yang berisiko terkena dampak mencakup Morotai, Galela, Tobelo, Loloda, Ibu, Jailolo, Sahu, Sidangoli, Kao, Malifut, Oba, Sofifi, Wasile, Maba, Buli, Weda, Patani, Gane, Bacan, Obi, Mangoli, Taliabu, serta sekitarnya.
Suhu udara diperkirakan berada dalam kisaran 28 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang cukup tinggi, yaitu antara 70 hingga 100 persen. Di sisi lain, angin berhembus dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 5 hingga 45 km/jam.
BMKG juga memberikan peringatan dini kepada penduduk untuk waspada terhadap kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang bisa diikuti angin kencang, khususnya di daerah Morotai, Galela, Loloda, Ibu, Jailolo, Tobelo, Kao, Wasile, Maba, Gane, Obi, dan Taliabu.
Untuk kondisi laut, ketinggian gelombang diperkirakan berada antara 0,25 hingga 1,25 meter dan tidak ada peringatan dini terkait gelombang.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang bisa memengaruhi kegiatan sehari-hari, khususnya di daerah yang berpotensi mengalami hujan deras dan angin kencang. (*)