Bobby Nasution Dapat Kadet Internasional, Medan Jadi Pusat Diplomasi Maritim Global -->

Bobby Nasution Dapat Kadet Internasional, Medan Jadi Pusat Diplomasi Maritim Global

7 Apr 2026, Selasa, April 07, 2026

MEDAN, bengkalispos.com.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kedatangan puluhan kadet internasional dalam rangka pelayaran Kartika Jala Krida 2026, sehingga Kota Medan menjadi tempat penting dalam diplomasi maritim global.

Sesi pertemuan ini tidak hanya memperkuat ikatan antar negara, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam memupuk kerja sama internasional melalui generasi muda angkatan laut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kunjungan kehormatan Satuan Tugas Kartika Jala Krida 2026 yang terdiri dari 76 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) TNI dan 56 kadet dari berbagai negara. Di antaranya berasal dari Jepang, Singapura, Korea Selatan, Pakistan, Kanada, Kenya, Filipina, Prancis, Australia, Uni Emirat Arab, Kamboja, Malaysia, Inggris, serta sejumlah negara lainnya.

Pada pidatonya, Bobby Nasution menekankan kepentingan membangun hubungan antar negara sejak awal. Menurutnya, interaksi antar kadet selama perjalanan dan kunjungan ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian global di masa depan.

"Pada suatu saat, hubungan tersebut dapat menghasilkan keputusan penting, mendorong kebijakan penting, dan tentu saja akan berdampak pada stabilitas global," ujar Bobby dalam kunjungan kehormatan Satgas Kartika Jala Krida 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (6/4/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut yang telah menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu tempat singgah dalam perjalanan misi perdamaian tersebut. Selain menjalankan tugas pelatihan dan diplomasi, para siswa kadet juga melakukan berbagai kegiatan sosial selama berada di Sumut.

Diketahui, pelayaran Kartika Jala Krida 2026 telah dimulai dari Surabaya sejak bulan Maret dan akan berlangsung selama 124 hari. Jalur pelayaran meliputi beberapa negara penting seperti Colombo, Singapura, Vietnam, Tiongkok, Korea Selatan, Rusia, Jepang, Filipina, serta Sulawesi Utara sebelum kembali ke Surabaya.

Kepala Komando Armada RI Wilayah Barat, Deny Septiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tugas diplomasi maritim Indonesia. Selain meningkatkan keterampilan para taruna, program ini juga berfungsi sebagai media memperkenalkan budaya bangsa dan memperkuat hubungan internasional di setiap negara yang dikunjungi.

Hadiri kegiatan tersebut beberapa pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono. (san/ila)

TerPopuler