
bengkalispos.com, JAKARTA - Mengalami perubahan jadwal penerbangan atau bahkan pembatalan dari maskapai penerbangan memang dapat mengganggu rencana perjalanan.
Namun, berita baiknya adalah penumpang memiliki hak untuk mengajukanrefundpengembalian dana) atau memilih pilihan lain yang tersedia dari maskapai.
Apa Itu Refund Penerbangan?
Pengembalian uang tiket pesawat terbang merupakan proses pengembalian dana kepada penumpang jika penerbangan tidak dilakukan, baik karena pembatalan dari maskapai atau permintaan dari penumpang itu sendiri.
Jika terjadi perubahan dari pihak maskapai (seperti penjadwalan ulang atau pembatalan), biasanya penumpang berhak menerima pengembalian dana secara utuh.
Kapan Bisa Mengajukan Refund?
- Penerbangan dibatalkan oleh maskapai
- Jadwal penerbangan mengalami perubahan besar (biasanya lebih dari 2–3 jam)
- Terjadi perubahan rute atau pindah alur yang tidak sesuai
- Overbooking oleh maskapai
Lalu Bagaimana Cara Mengembalikan Tiket Pesawat? (lanjut ke halaman 2)...
Cara Refund Tiket Pesawat
1. Pengembalian Dana Melalui Situs Web Maskapai
- Kunjungi website resmi maskapai
- Masuk ke menu "Kelola Pemesanan"
- Masukkan kode booking (PNR)
- Pilih opsi "Pengembalian Dana" atau "Batal Penerbangan"
- Alasan isi (pilih: perubahan yang dilakukan oleh maskapai)
- Kirim permohonan refund
2. Pengembalian Dana Melalui Aplikasi atau Agen Perjalanan (OTA)
- Buka aplikasi atau situs web yang digunakan untuk membeli tiket
- Masuk ke menu pesanan
- Pilih tiket yang ingin dikembalikan
- Klik “Ajukan Refund”
- Ikuti proses hingga selesai
- Biasanya, proses melalui agen memakan waktu lebih lama karena melibatkan pihak ketiga.
Bentuk Refund yang Diterima
Pengembalian dana dapat diberikan dalam berbagai bentuk:
- Uang tunai atau transfer ke rekening atau kartu
- Voucher perjalanan
- Ubah jadwal tanpa dikenakan biaya tambahan
- Jika maskapai yang membatalkan penerbangan, kamu berhak memilih pengembalian uang seluruhnya.
Berikut adalah cara melakukan pengembalian tiket pesawat.