bengkalispos.comSaat ini, warna logam semakin umum digunakan oleh industri otomotif secara global.
Mungkin pilihan warna berefek logam ini, terutama untuk mobil penumpang, lebih mudah ditemukan dibandingkan jenis warna solid.
Efek serpihan logam membuat tampilan mobil terlihat lebih menarik.
Dalam perkembangannya, cat logam juga mengalami kemajuan.
Pilihan efek serpihan logam semakin beragam, mulai dari ukuran besar, sedang hingga model terbaru seperti xyralic yang lebih halus.
Keindahan yang ditampilkan oleh alam ternyata menjadi penyebab timbulnya kreativitas.
Kekayaan warna sebuah mutiara dan keindahan nuansa ikan menjadi inspirasi dalam menciptakan jenis cat yang khas.
Mengutip dari ppg.com, munculnya warna logam (sebaiknya disebut sebagai cat dengan efek khusus) pertama kali terjadi pada tahun 1930-an.
Sisik ikan Herring digunakan sebagai bahan dasar. Sisik-sisik ini dihancurkan dan diproses secara khusus hingga menjadi bubuk yang dicampurkan ke dalam cat.
Untuk memperoleh 1 kilogram serbuk sisik ikan, diperlukan 40.000 ekor ikan Herring sebagai bahan dasarnya.

Jenis cat ini disebut-sebut mampu menarik perhatian penonton pada masa itu. PPG sebagai produsen cat menawarkan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan cat biasa. Cat ini hanya digunakan pada mobil-mobil mewah kelas atas pada masa itu.
Kemungkinan penerapan yang sulit, biaya yang mahal, serta ketahanan yang rendah membuat cat ini tidak terlalu diminati.
Namun demikian, inovasi terus berlangsung. Munculnya penemuan baru. Pada tahun 1950-an, cat yang mengandung campuran serpihan aluminium menjadi alternatif yang jauh lebih murah dan tahan lama.
Selain itu, menghasilkan efek serpihan logam (metal flake) yang menciptakan kesan yang unik dan mewah.
Popularitas cat logam semakin meningkat di kalangan modifikasi hotrod pada masa 50-60-an. Sementara itu, di dunia industri otomotif, cat logam langsung menjadi tren dan mulai digunakan pada tahun 60-an.
General Motors menjadi perusahaan pertama yang menyediakan mobil dengan cat logam yang diproduksi dalam jumlah besar.
Setelah itu, cat logam dalam waktu singkat menjadi bagian dari dunia otomotif hingga saat ini, yaitu lebih dari 80 tahun. (SS)