
jabar.bengkalispos.com, CIANJUR - BMKG melaporkan terjadinya gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik yang mengguncang wilayahKabupaten Cianjurdan sekitarnya pada hari Minggu, 5 April 2026, pukul 09.26 WIB.
Berdasarkan analisis terbaru, gempa tersebut memiliki skala 2,4.
Titik pusat gempa berada di koordinat 6,87 Lintang Selatan dan 107,07 Bujur Timur, sekitar 9 kilometer arah barat daya Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman sekitar 4 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, mengungkapkan bahwa gempa ini termasuk gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di kawasan tersebut.
"Fitur ini sering ditemukan di wilayah Jawa Barat yang memiliki beberapa sesar aktif," katanya dalam keterangan resmi yang diterima bengkalispos.compada Minggu (5/4).
Gempa terasa di kawasan Cugenang dengan tingkat intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI).
Pada tingkat ini, getaran terasa oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung berayun.
Namun demikian, hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan pada bangunan atau adanya korban akibat gempa tersebut.
"Hasil pemantauan hingga pukul 10.00 WIB belum menunjukkan tanda-tanda aktivitas gempa bumi lanjutan," katanya.
BMKG juga mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak terjebak dalam informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Informasi resmi mengenai gempa bumi hanya diberikan melalui saluran komunikasi resmi BMKG, termasuk media sosial yang telah diverifikasi dan situs web resmi.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi, mengingat wilayah Jawa Barat merupakan daerah yang rentan terhadap aktivitas seismik akibat adanya sesar aktif. (mar7/jpnn)