
bengkalispos.comMeskipun Jay Idzes kembali melakukan handball yang menyebabkan timnya mendapat hadiah penalti, Sassuolo berhasil memperoleh kemenangan setelah sebelumnya kalah dari Cagliari.
Setelah jeda internasional pada Maret 2026, Liga Italia kembali berlangsung dengan menggelar pertandingan minggu ke-31.
Pada hari Sabtu (4/4/2026), dalam pertandingan giornata 31, Sassuolo berlaga sebagai tuan rumah menghadapi Cagliari di Stadion Mapei.
Jay Idzes, yang baru saja terpilih sebagai Pemain Terbaik Indonesia pada PSSI Awards beberapa waktu lalu, langsung kembali menjadi starter I Neroverdi.
Namun, Idzes tidak didampingi oleh rekan satu timnya yang menjadi pembunuh Timnas Italia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tarik Muharemovic.
Pemain asal Bosnia-Herzegovina tersebut hanya bermain sebagai cadangan dalam pertandingan tersebut.
Sebelum jeda internasional, Sassuolo tidak pernah meraih kemenangan dan mengalami kekalahan sebanyak dua kali dalam tiga pertandingan.
Namun, mereka terakhir kali berhasil mempertahankan imbang Juventus dengan skor 1-1 di kandang lawan.
Di lain pihak, Cagliari mengalami grafik performa yang jauh lebih buruk daripada tim tuan rumah.
Kemenangan terakhir mereka diraih pada tanggal 31 Januari lalu.
Dalam 7 laga berikutnya, Gli Isolani kalah 5 kali dan imbang 2 kali.
Pertandingan belum genap berjalan 3 menit, Cagliari sudah mendapatkan shot on target.
Dari tendangan bebas, Michel Adopo menerima bola dan melakukan tembakan yang masih bisa dihalau oleh kiper Sassuolo, Arijanet Muric.
Sassuolo membalas pada menit kelima melalui tendangan kiri Kristian Thorstvedt dari dalam kotak penalti yang mengirim bola melesat sedikit di atas gawang Cagliari.
Gerakan yang baik dilakukan oleh Cagliari pada menit ke-15.
Operan Marco Palestra membuat Adopo melepaskan diri di sisi kanan lapangan, lalu mengirim umpan silang.
Namun, tembakan Sebastiano Esposito masih dapat dihalangi oleh lini pertahanan Sassuolo.
Cagliari terus melakukan serangan dan pada menit ke-28, wasit diminta untuk memeriksa layar VAR.
Jay Idzes sebenarnya melakukan handball saat berusaha menghalangi bola dari Esposito yang hampir melewati area penalti.
Wasit memberikan kartu kuning kepada Idzes dan hadiah tendangan penalti untuk Cagliari.
Kali kedua berturut-turut, Idzes mengakibatkan timnya mendapat hukuman penalti karena handball.
Pekan lalu, pemain keturunan Belanda itu juga melakukan handball di area larangan saat melawan Juventus, tetapi pada saat itu eksekusi Manuel Locatelli gagal dilakukan oleh Muric.
Kali ini, Muric tidak mampu menjadi pahlawan bagi Sassuolo. Eksekusi Esposito pada menit ke-30 tidak berhasil dihalanginya, sehingga tim tamu unggul 1-0.
Cagliari tampil lebih baik pada babak pertama dan mereka kembali memperoleh tendangan tepat sasaran pada menit ke-42, tetapi Muric berhasil menghalangi upaya Alessandro Deiola.
Saat babak pertama hampir berakhir, Armand Lauriente melakukan tendangan bebas yang tampaknya berhasil diblok oleh ujung jari kiper Cagliari, Caprile.
Namun, wasit hanya memberikan tendangan gawang kepada Gli Isolani.
Pertandingan babak pertama berakhir dengan skor 1-0 yang menguntungkan Cagliari.
Sassuolo tampil lebih agresif pada babak kedua dan tim yang dilatih Fabio Grosso mampu menyamakan skor di menit ke-50.
Sepak pojok Sassuolo berhasil dibuang oleh Yerry Mina dari area penalti.
Namun, bola diterima oleh Ulisses Garcia yang melepaskan tendangan keras yang mengakibatkan bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Caprile. Skor menjadi 1-1.
Pada menit ke-63, Marco Palestra melepaskan umpan silang yang berhasil diarahkan oleh Deiola, namun bola melewati gawang I Neroverdi.
Sassuolo berpikir mereka kembali unggul 2-1 ketika Luca Lipani mencetak gol ke gawang Cagliari pada menit ke-70.
Namun, pemeriksaan VAR menunjukkan bahwa Lipani berada dalam posisi offside, sehingga gol tersebut dibatalkan.
Sassuolo akhirnya benar-benar membalikkan keadaan pada menit ke-78.
Menerima umpan dari Darryl Bakola di dalam area penalti, Andrea Pinamonti berputar untuk menghindari pengawasan pemain belakang Cagliari dan melepaskan tendangan yang membuat bola masuk ke gawang.
Pada masa tambahan, Muric gagal menangkap bola dengan sempurna, namun Obert juga tidak mampu memasukkan bola ke gawang Sassuolo.
Setelah masa tambahan selama 6 menit, tidak ada gol tambahan tercipta, sehingga Sassuolo menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1.
Sassuolo mengalahkan Cagliari dengan skor 2-1 (Ulisses Garcia menit 50', Andrea Pinamonti menit 78'/Sebastiano Esposito penalti menit 30')
Sassuolo (4-4-2): 49-Arijanet Muric; 6-Sebastian Walukiewicz, 21-Jay Idzes, 19-Filippo Romagna (25-Woyo Coulibaly 59'), 23-Ulisses Garcia; 10-Domenico Berardi, 42-Kristian Thorstvedt, 90-Ismael Kone (35-Luca Lipani 70'), 45-Armand Lauriente (50-Darryl Bakola 70'); 7-Cristian Volpato (18-Nemanja Matic 59'), 99-Andrea Pinamonti (8-M'Bala Nzola 83').
Pelatih: Fabio Grosso
Cagliari (3-5-2): 1-Elia Caprile; 32-Ze Pedro (9-Semih Kilicsoy 84'), 26-Yerry Mina, 15-Juan Rodriguez; 2-Marco Palestra, 8-Michel Adopo (28-Gabriele Zappa 90'), 14-Alessandro Deiola, 10-Gianluca Gaetano (25-Ibrahim Sulemana 76'), 33-Adam Obert; 94-Sebastiano Esposito (31-Paul Mendy 90'), 90-Michael Folorunsho (29-Gennaro Borrelli 76').
Pelatih: Fabio Pisacane