
PR JATIM- Anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono, menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah tindakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang sedang bersekolah sebagai generasi penerus bangsa.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis bersama mitra kerja yang diadakan pada Selasa, 28 April 2926 di Desa Kaligentong, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ratih Puspitaningtyas sebagai Kepala Instalasi Gizi serta Sebrina Mahardika, Koordinator Wilayah Tulungagung Badan Gizi Nasional (BGN), bersama para tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat.
Pada penyampaiannya, Heru Tjahjono menyampaikan bahwa pemenuhan gizi yang optimal menjadi dasar penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, serta memiliki kemampuan bersaing tinggi di masa depan.
"Program MBG adalah langkah penting pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang bersekolah. Memenuhi kebutuhan gizi yang optimal menjadi dasar utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan," katanya.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memberikan makanan bernutrisi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Program MBG memerlukan partisipasi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, tenaga kesehatan, hingga masyarakat secara luas.
"Sosialisasi ini menjadi sarana yang sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kepentingan kerja sama dalam mendukung kesuksesan program ini. Program besar seperti MBG perlu dilaksanakan secara bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan," tambahnya.
Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis terus dilaksanakan sebagai upaya menjadi jembatan menuju Indonesia yang lebih berkembang, sehat, makmur, serta mampu menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. ***