Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi -->

Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi

5 Apr 2026, Minggu, April 05, 2026

MANTAN wakil presiden Jusuf Kalla berencana melaporkan Rismon Sianipar, tersangka dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo, ke polisi.

"Di media, berita beredar berdasarkan keterangan 'saudara Rismon Sianipar' bahwa saya memberikan dana sebesar Rp 5 miliar kepada Roy Suryo dan rekan-rekannya untuk mempermasalahkan soal ijazah Jokowi. Saya menyatakan hal tersebut tidak benar," ujar Jusuf Kalla kepada para jurnalis di rumahnya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Minggu, 5 April 2026.

Laki-laki yang biasa dipanggil JK mengatakan tidak mengenal Rismon Sianipar. Apalagi pernah bertemu dengannya.

Jusuf Kalla menyatakan, ia memang mengenal Roy Suryo yang juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Namun karena Roy pernah menjabat sebagai menteri. Sedangkan tersangka lainnya, JK tidak mengenalnya.

Karena hal ini sudah diketahui umum, maka besok kuasa hukum saya akan melaporkan Bapak Rismon ke Bareskrim," kata Jusuf Kalla. "Untuk membuktikan bahwa apa yang dia sampaikan tidak benar.

Kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talaohu, menyampaikan pendapat yang sama. Ia mengungkapkan akan melaporkan Rismon ke pihak berwajib pada hari Senin besok, 6 April 2026. Timnya sedang membahas apakah laporan tersebut disampaikan kepada Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri) atau Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya).

"Setelah kami mempelajari pernyataan Rismon di beberapa akun tersebut, jumlah penontonnya sudah mencapai lebih dari 100 ribu. Jadi berarti pernyataan Rismon ini sudah menyebar luas dan viral di mana-mana," kata Abdul dalam kesempatan yang sama.

Ia menyampaikan screenshot video Rismon yang beredar sebagai bukti yang akan diserahkan kepada pihak kepolisian. Menurut Abdul, terdapat beberapa akun yang membagikan video tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan nama-nama akun tersebut.

"Sebenarnya beliau (JK) tidak terlalu menganggap serius pernyataan ini, karena memang hal tersebut hanya masalah kecil. Hanya saja, karena berkaitan dengan kredibilitasnya dan harga dirinya sebagai seorang negarawan," katanya.

Selain itu, pernyataan tersebut meragukan ijazah Jokowi. Berdasarkan klien mereka, jika tidak dijelaskan dan direspons dengan serius, masyarakat bisa menerima pernyataan Rismon tersebut.

"Maka alasan Pak JK adalah agar nanti Rismon yang menyanggah di sana. Jadi bukan Pak JK yang menyanggah, nanti biar Rismon yang menyanggah, agar jelas," kata Abdul.

TerPopuler