Kabacadnas: 1.773 Komcad ASN Ikuti Latsarmil Selama 1,5 Bulan -->

Kabacadnas: 1.773 Komcad ASN Ikuti Latsarmil Selama 1,5 Bulan

22 Apr 2026, Rabu, April 22, 2026

bengkalispos.com.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kabacadnas Kemenhan) Letjen Gabriel Lema memimpin pembukaan Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) ASN kementerian tahun anggaran 2026 di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026). Dari jumlah 2.000 Komcad ASN, sebanyak 1.773 peserta lulus dalam seleksi pendidikan.

"Ini adalah agenda nasional, yang berkaitan dengan bela negara sebagai dasar untuk memperkuat, memperkuat karakter kebangsaan, baik saat ini maupun di masa depan. Dalam wadah pembentukan melalui komponen-komponen, melalui pelatihan dasar militer yang kita buka hari ini," kata Gabriel kepada para jurnalis.

Menurutnya, jumlah 1.773 Komcad ASN berasal dari 55 kementerian/lembaga negara yang mengirimkan anggotanya untuk mengikuti latihan militer. Menurutnya, peserta tersebut merupakan gelombang pertama dari keseluruhan program 4.000 Komcad ASN pada tahun 2025.

"Kondisi pertama, belum mencapai 2.000, tetapi nanti kita akan lengkapi pada gelombang kedua. Selanjutnya, kita dapat melihat saat ini, ini merupakan bentuk nyata kebersamaan yang menghasilkan sikap mental yang baik dari para Aparatur Sipil Negara," ujar Gabriel.

 

Menurutnya, semua mereka akan menjalani pendidikan selama 1,5 bulan di enam lembaga pendidikan dan pelatihan (lemdiklat). Enam tempat pelatihan yang ditentukan yaitu Rindam Jaya di Condet, Jakarta Timur; Pasmar 1 Cilandak, Jakarta Selatan, serta Wingdik 500 Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, Pusdikkes Puskessad berada di Kramat Jati, Jakarta Timur, Puskom Bela Negara Kemenhan di Rumpin, Kabupaten Bogor; dan terakhir di Pusat Bahasa Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. "Nanti diharapkan ditutup dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan pada tanggal 5 Juni nanti," ujar mantan Pangdam Kasuari tersebut.

Gabriel menegaskan bahwa para Komcad ASN setelah menyelesaikan pendidikannya akan mendapatkan keuntungan dalam memperkuat rasa kebersamaan serta menjalankan program di lingkup kerja masing-masing. Ia kembali menekankan bahwa pelatihan militer Komcad ASN berbeda dengan wajib militer. "Ini seperti yang saya bacakan tadi, ini bukan wajib militer," ujar Gabriel.

Selain di tingkat pusat, lanjut Gabriel, pelatihan militer Komcad ASN juga dilaksanakan di daerah, khususnya di bawah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel). Saat ini, sebanyak 500 ASN jajaran Pemprov Sulsel akan mengikuti pendidikan selama tiga minggu mulai 30 Maret 2026.

"Berwujud secara sukarela tentu dijawab melalui instrumen-instrumen struktur pemerintah. ASN memiliki suatu kehidupan yang jelas oleh negara juga. Oleh karena itu kita bersyukur dalam konteks sukarela ini, semua terkait hati untuk menyatukan pendirian bahwa negara adalah segalanya," ujar Gabriel.

TerPopuler