Kasad: Prosedur Jelas untuk Pasukan Perdamaian di Libanon -->

Kasad: Prosedur Jelas untuk Pasukan Perdamaian di Libanon

4 Apr 2026, Sabtu, April 04, 2026

Kepala Staf Angkatan Darat TNI JenderalMaruli Simanjuntakmengatakan bahwa telah ditetapkan prosedur operasional standar dalam penugasan pasukan perdamaian diLibanonPetunjuk tersebut mengatur mengenai hal-hal yang harus dilakukan oleh anggota TNI dalam situasi tertentu.

"Sebenarnya sudah ada SOP dalam pemberian tugas. Dalam kondisi tertentu mereka memiliki petunjuk untuk masuk ke bunker dan sebagainya," katanya saat diwawancara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu, 4 April 2026.

Pernyataan Maruli mengacu pada berbagai kejadian serangan dari Israel yang menyebabkan tiga anggota TNI gugur dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).UNIFIL). Pada berbagai kejadian pada akhir Maret hingga awal April, ledakan di kawasan fasilitas PBB di Lebanon juga menyebabkan delapan anggota TNI mengalami luka-luka.

Maruli menyebutkan bahwa Markas Besar TNI dan Kementerian Pertahanan telah menyiapkan langkah penilaian terkait kejadian serangan tersebut. "Semoga semakin jelas apa dan bagaimana peristiwa ini terjadi," ujar jenderal bintang empat itu.

Ia juga meminta para prajurit yang ditempatkan dalam misi perdamaian dunia agar tidak khawatir di tengah situasi saat ini. Menurutnya, prosedur operasional yang telah ditetapkan menjadi pedoman bagi prajurit dalam mengambil tindakan di lapangan.

"Tetapi apapun yang terjadi, pasti ada risikonya di tengah situasi ini. Yang terpenting adalah berdoa agar semuanya berjalan dengan baik," kata Maruli.

Pemerintah Republik Indonesia telah mengirim kembali tiga anggota TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon. Tiga korban tersebut adalah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.

Tiga jenazah anggota TNI tersebut dilepas dari Beirut, Lebanon pada 3 April 2026 dan tiba di negara tercinta keesokan harinya. Pada upacara pemakaman, Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah menteri kabinet turut hadir.

Setelah diarak, Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak memimpin upacara pelepasan tiga jenazah prajurit tersebut. Dalam arahannya, Maruli menyebutkan bahwa ketiga prajurit tersebut akan dikuburkan dengan upacara militer di wilayah masing-masing.

Dua pesawat TNI Angkatan Udara disiapkan untuk membawa ketiga jenazah sekitar pukul 19.40 WIB. Farizal Rhomadhon dan Muhammad Nur Ichwan akan dibawa ke Yogyakarta, sementara Zulmi Aditya Iskandar akan diangkut ke rumahnya di Bandung untuk dimakamkan dengan upacara militer.

TerPopuler