
jakarta.bengkalispos.com- Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan prioritas pada pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif pada tahun 2026.
Pembangunan meliputi fasilitas dan infrastruktur serta aspek sosial, ekonomi, dan pengelolaan lingkungan IKN.
"Perkembangan wilayah legislatif dan yudikatif merupakan salah satu fokus utama pada tahun ini," kata Basuki, Kamis (2/4).
Otorita IKN terus mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung sebagai persiapan pemindahan pegawai negeri sipil (PNS) secara bertahap dari Jakarta.
Di antaranya adalah perumahan dan infrastruktur dasar di IKN.
"Kegiatan di tahun 2026 juga berfokus pada perencanaan pengembangan wilayah serta pembinaan Aparatur Sipil Negara," ujar Basuki.
Basuki menjelaskan bahwa perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya terjadi pada tahun ini.
"Proses pemindahan target dilakukan secara bertahap hingga tahun 2028," tambah Basuki.
Pemerintah pusat menetapkan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai 4.000 orang pada tahun 2028.
"Sampai saat ini, ASN yang telah bekerja di ibu kota negara baru Indonesia tercatat sebanyak 2.000 orang," kata Basuki. (ant)