Keluarga Korban Tenggelam di Kolam HST Tolak Autopsi, Polisi Angkat Bicara -->

Keluarga Korban Tenggelam di Kolam HST Tolak Autopsi, Polisi Angkat Bicara

7 Apr 2026, Selasa, April 07, 2026
Keluarga Korban Tenggelam di Kolam HST Tolak Autopsi, Polisi Angkat Bicara

bengkalispos.com, BARABAI- Penemuan jenazah seorang laki-laki tua di kolam pengatur air Murakata, Desa Aluan Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), pada Senin, (06/04/2026), mengalami perkembangan terbaru.

Petugas kepolisian menyatakan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Selain itu, keluarga korban mengakui kejadian tersebut dan menolak dilakukannya otopsi.

Kepala Seksi PIDM Humas Polres HST, Aiptu M Husaini, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan.

"Dari pemeriksaan fisik, tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan pada tubuh korban," katanya.

Ia menambahkan, keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan dan tidak menginginkan proses otopsi lebih lanjut.

"Anggota keluarga korban menerima peristiwa tersebut dan menolak agar dilakukan otopsi," katanya.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, korban diketahui bernama Baderun (84), penduduk Desa Tangkarau Dalam, Barabai Timur.

Jenazah ditemukan dalam keadaan sudah meninggal terapung di kolam pengatur tanpa mengenakan pakaian, dan sempat memicu kehebohan warga sekitar.

Tim gabungan dari Polres HST, Polsek Batu Benawa, BPBD Damkar HST, TNI, Satpol PP, serta relawan segera melakukan tindakan evakuasi. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD H Damanhuri Barabai untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah proses visum, jenazah korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka yang terletak di Desa Banua Budi, Kecamatan Barabai.

Polisi meminta warga untuk selalu waspada saat melakukan kegiatan di sekitar perairan agar kejadian serupa tidak terulang.

(bengkalispos.com/Stanislaus sene)

TerPopuler