Kerusuhan Massa Bakar Padepokan STJ di Tasikmalaya -->

Kerusuhan Massa Bakar Padepokan STJ di Tasikmalaya

6 Apr 2026, Senin, April 06, 2026

bengkalispos.com, BANDUNG - Sebuah bangunan milik Padepokan Saung Taraju Jumantara (STJ) berada di Kampung Babakan Salak, Desa Purwarahayu, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, dibakar oleh sekelompok orang pada Rabu (1/4) malam.

Pembakaran terjadi karena massa menganggap kelompok penghayat kepercayaan tersebut menyebarkan ajaran yang sesat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengonfirmasi terjadinya peristiwa aksi pembakaran bangunan milik STJ.

Hendra menceritakan urutan kejadian yang terjadi pada pukul 20.30 WIB.

Ia melanjutkan bahwa terdapat kelompok massa yang terdiri dari warga setempat bersama tokoh agama, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan perangkat Desa Purwarahayu.

Enam puluh orang yang datang ke Padepokan STJ.

"Selain itu, penyebab kejadian ini adalah adanya laporan dari masyarakat bahwa saudara Khobir melakukan penghinaan terhadap agama dengan membuat video live TikTok bersama saudari Ester Pasri Alimentari yang membahas aliran kepercayaan BB Drum," ujar Hendra saat diwawancarai, Senin (6/4).

Diskusi tersebut, menurut Hendra, memicu kemarahan masyarakat yang menganggap isi materi telah merendahkan dan menyakiti agama Islam.

Hendra melanjutkan bahwa saat massa ingin membakar gedung utama STJ, pihak kepolisian berhasil mengatasi situasi tersebut.

Kondisi akhirnya membaik dan masyarakat kemudian berpencar.

"Kondisi saat ini sudah aman dan kondusif," ujar Hendra.

Berdasarkan pendapat Hendra, Khobir yang merupakan pemilik bangunan sebelumnya pernah dijadikan tersangka terkait kasus dugaan aliran sesat dan telah ditangani oleh Tim Bakorpakem Kabupaten Tasikmalaya.

Maka pembakaran bangunan pada pertengahan pekan lalu tidak terkait dengan kasus sebelumnya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian telah melakukan penggalangan dan koordinasi dengan komponen Muspika, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Kecamatan Puspahiang, Tasikmalaya.mcr27/jpnn)

TerPopuler