
JATENG.COM - Cerita sebuah keluarga yang pulang kampung dari Semarang, Jawa Tengah ke Sungai Lilin, Musi Banyuasin menimbulkan perasaan haru.
Tidak heran, untuk bisa kembali ke kampung halaman, mereka berjalan kaki dengan membawa bekal yang sedikit saja.
Beruntung, akhirnya mereka ditemukan oleh polisi dari Polres OKU dan menerima bantuan.
Mereka ditemukan di Jalan Lintas Sumatera, Desa Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat.
Sebuah keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Mereka adalah Widodo (50), istrinya Naila (32), serta putri mereka Aluna (8).
Mereka ditemukan sedang berjalan kaki sambil membawa dua tas besar di bawah cuaca yang sangat panas.
Baru-baru ini diketahui, ketiganya melakukan perjalanan dengan berjalan kaki selama 101 hari (3 bulan 11 hari) dari Semarang agar dapat kembali ke kampung halaman mereka di Sungai Lilin, Musi Banyuasin.
Pertemuan tak terduga terjadi ketika tim Polres OKU yang terdiri dari Ipda Erwinsyah, S.H. (Pamapta 1), Ipda M. Anwar (Pawas), dan Bripda Gilang (Piket Reskrim) sedang dalam perjalanan pulang ke Mapolres OKU.
Sebelumnya, mereka baru saja menyelesaikan pekerjaan penanganan kasus pencurian sepeda motor di Desa Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur.
Melihat keadaan keluarga yang terlihat sangat lelah di tepi jalan, petugas segera menghentikan kendaraannya untuk memberikan bantuan.
"Kami melaporkan telah menemukan seorang warga yang terlantar kembali ke Sungai Lilin dari Semarang, setelah tiga bulan berjalan kaki, saat ini sudah kami temukan," ujar Erwin (6/4/2026).
Polisi mengambil langkah untuk membantu keluarga tersebut dengan mengantarkan mereka ke agen perjalanan agar dapat melanjutkan perjalanan ke Palembang.
"Kami mengambil inisiatif untuk mengantarkan bapak ini menggunakan travel ke Palembang," lanjutnya.
Selain tiket perjalanan, petugas juga memberikan bantuan berupa uang untuk biaya transportasi dan persediaan makanan bagi keluarga tersebut selama perjalanan.
Mereka juga memberikan perintah khusus kepada supir travel untuk memastikan keselamatan keluarga tersebut hingga tiba di tujuan.
Apresiasi Kapolres
Kepala Kepolisian Resor OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., memberikan penghargaan yang tinggi terhadap inisiatif rekan-rekannya.
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan wujud nyata dari tanggung jawab Polri sebagai pelayan dan pelindung masyarakat.
"Ini merupakan bentuk kehadiran Polri sebagai pelindung, penjaga, dan pelayan masyarakat. Kami akan selalu hadir untuk membantu siapa pun yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami kesulitan seperti keluarga ini," ujar Kapolres mengutip dari portal Resoku.sumsel.Polri.
Saat keberangkatan mereka diiringi suasana haru.
Aluna, putri kecil yang sebelumnya sempat merasa takut melihat polisi, akhirnya tersenyum dan mengangkat tangan sebagai tanda terima kasih ketika kendaraan travel mulai berjalan menuju Palembang.
Kemudian berikutnya diantar menuju Sungai Lilin.
(Sumsel.com)