Kopassus Bantah Isu Pangkopassus Tampar Protokoler Istana -->

Kopassus Bantah Isu Pangkopassus Tampar Protokoler Istana

22 Apr 2026, Rabu, April 22, 2026

KOPASSUS membantah informasi yang beredar mengenai PanglimaKopassusLetnan Jenderal Djon Afriandi memberi tamparan kepada seorang petugas protokol Istana saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Penyangkalan ini diumumkan oleh Penerangan Kopassus melalui akun Instagram @penkopassus pada Selasa, 21 April 2026.

Di unggahan tersebut, Penerangan Kopassus juga menyertakan screenshot dari konten yang menyebarkan informasi tersebut. Gambar tersebut juga dilabeli sebagai hoaks sertafake news. "Waspadalah terhadap beredarnya berita palsu yang menyebut nama pejabat TNI dan lingkungan Istana, narasi ini mengklaim terjadi perselisihan antara Pangkopassus dengan pihak protokoler",begitulah keterangan akun Instagram @penkopassus.

Berdasarkan pernyataan Penerangan Kopassus, informasi tersebut disebarkan oleh pihak tertentu dengan tujuan memecah belah persatuan bangsa. Penerangan Kopassus juga menyatakan bahwa tidak ada bukti yang sah mendukung isu tersebut. "Faktanya, ini hanyalah tulisan tanpa dasar bukti yang valid, informasi ini sengaja disebar untuk menimbulkan keributan dan mengganggu soliditas institusi negara," kata Penerangan Kopassus.

Sebelumnya, isu yang menyebut Panglima Kopassus Djon Afriandi memukul seorang petugas protokol Istana menjadi perbincangan di media sosial. Informasi ini pertama kali diposting oleh akun Threads @retailman69 pada Senin, 20 April 2026.

Di unggahan tersebut, akun tersebut menceritakan kejadian ketika Djon diminta untuk menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu. Pertemuan ini direncanakan berlangsung selama 30 menit. Berdasarkan informasi yang diberikan, Djon sebenarnya sudah tiba di Istana sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Namun, ia diminta untuk menunggu di luar ruangan hingga 20 menit dari waktu pertemuan yang telah ditetapkan. Karena menunggu lama, Prabowo akhirnya menegur Djon karena belum juga masuk. Hal ini memicu kemarahan Djon terhadap protokoler Istana. Saat ini, unggahan tersebut telah dihapus dan akun Threads itu hilang. Namun, cerita tersebut telah menyebar luas di media sosial.

TerPopuler