Kuliner Sorjem Darsini, Legenda di Stasiun Purwokerto Sejak 1955 -->

Kuliner Sorjem Darsini, Legenda di Stasiun Purwokerto Sejak 1955

5 Apr 2026, Minggu, April 05, 2026
Kuliner Sorjem Darsini, Legenda di Stasiun Purwokerto Sejak 1955

JATENG.COM, PURWOKERTO- Di tengah cuaca yang berkabut, Darsini (62) terlihat sibuk di warung nasi ramenya yang berada di Jalan Pemuda Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (3/4/2026).

Mulai pukul 06.00 WIB, banyak orang datang bergantian untuk makan pagi.

Tidak ada waktu untuk beristirahat dan bersantai.

Ia dibantu oleh anaknya, Warni (42), yang bertugas menggoreng mendoan, bakwan, dan tahu.

Makanan gorengan yang disajikan selalu dalam keadaan panas karena setiap selesai digoreng langsung segera habis.

Warung nasi ramai Darsini telah menjadi legendaris di kalangan penduduk Purwokerto.

Masyarakat menamainya Sorjem atau 'Ngisor Jembatan' karena tempat usahanya berada di bawah jembatan.

Letaknya berada di sebelah timur Stasiun Purwokerto.

Warung Sorjem Darsini beroperasi setiap hari dari pukul 06.00 hingga 13.00 WIB.

Darsini menceritakan, warung nasi ramenya telah berdiri sejak 70 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 1955.

Ia merupakan generasi kedua, yang pertama adalah ibunya yang dikenal sebagai Bu Katem.

"Pertama, ibu saya sejak tahun 1955. Saya generasi kedua, ibu meninggal baru empat tahun lalu," katanya kepada banyumas.com.

 

Mempertahankan Cita Rasa

Darsini menyatakan, ia berupaya mempertahankan rasa khas yang telah diwariskan dari ibunya sejak dulu.

Terutama saat ini banyak lokasi terkini di Purwokerto.

Namun ia bersyukur, warung ramainya tetap menjadi pilihan banyak orang, termasuk kalangan pemuda.

"Rasanya pasti sama. Selain itu, di sini tersedia berbagai pilihan lauk," katanya.

Darsini menyatakan, makanan yang dijual sebenarnya mirip dengan warung makan biasa.

Menu tersedia adalah tempe kering, mi goreng, terong goreng, pare goreng, kacang goreng, kangkung, genjer, waluh, dan kulit melinjo.

Lauknya meliputi ayam sayur, ayam goreng, ikan tongkol, telur dadar, telur ceplok, serta telur asin.

"Kue gorengnya masih hangat. Ada mendoan, bakwan, dage, pisang goreng, tape goreng, dan bakwan," katanya.

 

Harga Terjangkau

Harga satu porsi nasi rames sangat murah di Warung Sorjem Darsini.

Satu porsi nasi rames dijual dengan harga Rp 6.000, nasi rames ditambah telur seharga Rp 10 ribu, nasi rames dengan ayam berharga Rp 13 ribu, serta nasi rames plus ikan tongkol seharga Rp 10 ribu.

Sementara makanan gorengan dijual dengan harga Rp 1.500 per buah.

"Jika nasi rames dengan telur, gorengan, dan teh harganya Rp 12 ribu," ujar Darsini.

 

Selalu Ramai

Warung Sorjem Darsini selalu dipenuhi pembeli sejak dibuka pukul 06.00 WIB.

Makanan yang sering dipesan oleh pelanggan, biasanya disajikan dengan telur goreng dan mendoan yang masih panas.

Oki (45) adalah pelanggan yang setiap pagi berbelanja di Warung Sorjem.

Menurutnya, rasanya lezat dan gorengannya selalu segar.

"Kebanyakan hari datang ke sini sebelum bekerja. Biasanya ramai dengan telur dan makanan gorengan," katanya.

Menurut Oki, meskipun telah menjadi legenda dan memiliki banyak penggemar, harganya tetap sama dan bisa dijangkau.

Ia biasanya makan pagi di Warung Sorjem, karena biasanya istrinya belum sempat memasak.

"Menu di sini beragam, sayur-sayurnya juga banyak. Jika di rumah jam 06.00 masih belum matang," katanya. (fba)

TerPopuler