
Maaf yang Terkubur
Aku tidak pernah menganggap kata maaf itu penting. Terlalu bersih, terlalu suci... untuk sesuatu yang sudah lama mati dalam diriku. Namun, jika ini berkaitan denganmu, aku akan melakukan hal-hal yang bahkan tak berani kusebut sebagai penyelesaian.
Aku akan menyembunyikan kesalahan-kesalahanku jauh-jauh—bersama siapa pun yang berusaha mengambilmu dariku. Aku akan memelukmu dengan tangan yang sama yang merusak segalanya, lalu bisikkan seperti dulu aku masih manusia.
Aku kehilangan akal karena kamu, sayang. Bukan kehilangan akal yang bisa disembuhkan... tapi yang tumbuh, berakar, dan bernapas di dalam kegelapan. Jadi jangan meminta maaf dariku—karena jika aku mulai melakukannya, itu berarti sesuatu yang lebih buruk dari dosa sedang menantimu.
TMULYAN, 6 April 2026.