
JATENG.COM, PATI– Wisata Jrahi di Kecamatan Gunungwungkal, Pati, kini semakin diminati oleh para pengunjung yang mencari ketenangan di tengah alam.
Salah satu keunggulan utamanya adalah area perkemahan yang menyediakan pemandangan pegunungan yang menakjubkan.
Destinasi wisata yang dulu dikenal sebagai Gili Malang Jrahi (GMJ) kini telah berubah tampilan dan berganti nama menjadi Alto Cafe.
Menurut Yusuf, salah seorang pengelola di tempat tersebut, perubahan nama ini menjadi tanda awal baru dalam layanan mereka kepada pengunjung.
Untuk akomodasi penginapan, pihak pengelola menyediakan area yang luas dengan nama Lapangan Pancasila. Nama ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap julukan Desa Jrahi yang dikenal secara luas sebagai Desa Wisata Pancasila karena kerukunan antar umat beragamanya.
Mengenai biaya, pihak pengelola menetapkan harga yang cukup murah bagi para penggemar alam. Untuk area perkemahan umum, biaya penyewaan tenda yang mampu menampung empat orang ditawarkan sebesar Rp100.000. Di sisi lain, untuk kegiatan sekolah atau agama, tersedia tarif khusus sebesar Rp80.000.
"Rp80.000 untuk acara ibadah atau sekolah, namun untuk umum sebesar Rp100.000. Ya, sudah termasuk tempat, matras, serta MCK (mandi, cuci, dan kakus)," jelas Yusuf saat diwawancara di lokasi, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa khusus untuk acara ibadah, pihak pengelola tidak mengenakan biaya sewa ruangan atau gratis.
Selain fasilitas fisik seperti kafe dan area camping, keunggulan utama dari tempat ini adalah posisi geografisnya. Terletak di lereng Gunung Muria, pengunjung dapat menikmati udara yang segar dan pemandangan hijau yang membuat mata menjadi nyaman.
Yusuf menyatakan bahwa lokasi Alto Cafe berada di posisi yang sangat strategis untuk menikmati keindahan alam. "Jika ingin melihat pemandangan, pengunjung bisa melihatnya langsung, kami berada di ketinggian 500 MDPL, tetapi pengunjung tetap dapat melihat gunung. Jadi meskipun berada di gunung, tetap bisa melihat gunung," katanya.
Pihak pengelola berkomitmen untuk terus mengembangkan fasilitas sesuai kebutuhan pengunjung guna memberikan pelayanan terbaik. Dengan paket lengkap yang mencakup tenda, matras, musala, serta toilet yang memadai, Camping Ground Alto Cafe di Desa Jrahi menjadi tempat yang pantas masuk dalam daftar kunjungan akhir pekan.
Rudi Setiawan, pengunjung dari Kecamatan Gembong, mengatakan kagum melihat pemandangan alam yang terlihat di area perkemahan ini.
"Saya seorang pendatang dari Jambi, kampung halaman saya terdiri dari kebun kelapa sawit. Jadi saya kagum melihat pemandangan saat berkemah di sini. Segar, hijau, pagi-pagi terdapat kabut di puncak gunung. Sangat cocok untuk berfoto yang menarik," katanya. (mzk)