
bengkalispos.comKepala olahraga KTM, Pit Beirer, membela pembalapnya, Enea Bastianini, yang dianggap mengalami hambatan dari Marc Marquez dalam MotoGP Amerika 2026.
Bastianini belum menunjukkan performa terbaiknya dalam balapan utama pada tiga seri awal MotoGP 2026.
Pencapaian paling menonjolnya adalah berada di posisi ketiga saat balapan Sprint MotoGP Amerika 2026.
Sayangnya dalam lomba utama, Bastianini terjebak di posisi keenam tepat setelah Marc Marquez.
Beirer membela pembalapnya itu.
Menurutnya, Bastianini kurang percaya diri saat berlomba di COTA.
Ia juga menyalahkan Marc Marquez atas menghalangi Bastianini mencapai lima besar.
"Enea sedikit masih kurang percaya diri," ujar Pit Beirer, dikutip oleh bengkalispos.com dari Speedweek.
Ia gagal dalam dua sesi kualifikasi, dan pada lap tercepatnya, Marc Marquez menghalanginya," jelasnya.
Selain itu, Beirer juga menganggap Bastianini belum mampu memaksimalkan potensinya dalam sesi kualifikasi.
Meskipun demikian, kecepatan kendaraan yang dikendarainya telah mengalami perkembangan yang signifikan.
"Ia (Bastianini) juga mengalami sedikit keberuntungan yang kurang baik," kata Beirer.
Ia tidak memanfaatkan jalur yang mudah menuju Q2 untuk meraih waktu yang baik.
Tetapi, dia jauh lebih cepat. Berdasarkan data, seharusnya dia berada dalam enam besar di grid start.
Ia memerlukan posisi awal yang baik karena ia termasuk salah satu pembalap terbaik di grid selama lomba.
Cara dia mengatur strategi lari, dia selalu tampil tangguh di akhir pertandingan. Namun, menjadi cepat di akhir pertandingan tidak cukup; Anda harus berada di posisi terdepan sejak awal.
Saya berharap ini memberikan keyakinan diri kepada dia dan seluruh tim.
"Setelah lomba seperti ini, segalanya selalu mengalami perubahan yang signifikan," katanya.
Berkat pencapaian positif yang diraih Bastianini dan Pedro Acosta di COTA, KTM mulai memandang seri berikutnya dengan penuh harapan.
"Sekarang kita mampu mengembangkan hasil ini," kata Beirer.
"Pada lomba berikutnya, kita harus melanjutkan dari titik yang kita hentikan di Austin," ujarnya.
Acosta sebagai pembalap utama KTM hingga saat ini menjadi lawan terkuat Aprilia dalam klasemen MotoGP 2026.
Pembalap asal Spanyol berhasil meraih posisi kedua dan ketiga di Thailand serta Amerika.
Bahkan dia berhasil meraih kemenangan dalam Sprint di MotoGP Thailand 2026.
Acosta diharapkan mampu kembali mencapai podium dalam seri berikutnya di Jerez, yang merupakan sirkuit kampung halamannya sendiri.