Perbandingan Cottage Cheese dan Keju Biasa: Mana yang Lebih Sehat? -->

Perbandingan Cottage Cheese dan Keju Biasa: Mana yang Lebih Sehat?

15 Apr 2026, Rabu, April 15, 2026
Perbandingan Cottage Cheese dan Keju Biasa: Mana yang Lebih Sehat?

KILAS KLATEN – Keju kottage kembali diminati dan sekarang sering muncul di media sosial sebagai alternatif makanan sehat yang mudah disajikan dan kaya akan gizi.

Pada masa lalu, cottage cheese sering dikaitkan dengan diet tahun 1980-an, tetapi kini produk ini hadir dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah diolah dalam berbagai hidangan sehari-hari.

Dimulai dari topping roti berupa alpukat, campuran adonan flatbread, hingga bahan pelengkap dalam hidangan penutup seperti kue kering, keju ini kembali menarik perhatian.

Secara umum, keju kottage dibuat dari susu yang dipisahkan menjadi komponen padat dan cair melalui proses asam.

Bagian padat yang dikenal sebagai curds kemudian dipotong menjadi ukuran kecil sehingga menghasilkan tekstur khas yang lembut dan sedikit kasar.

Meski tampak biasa, keju kottage memiliki berbagai manfaat penting bagi kesehatan tubuh.

Kandungan protein dalam keju cottage cukup tinggi, dengan kisaran sekitar 17 gram protein dalam 100 gram yang sangat diperlukan oleh tubuh.

Protein memiliki peran penting dalam membangun otot, memperbaiki jaringan tubuh, serta menjaga fungsi hormon dan sistem pencernaan tetap berjalan dengan baik.

Jenis protein utama dalam keju cottage adalah kasein, yang dicerna lebih perlahan sehingga memperpanjang rasa kenyang.

Ini menjadikan keju cottage cocok untuk dikonsumsi oleh Anda yang ingin mengatur pola makan atau mempertahankan berat badan yang stabil.

Kandungan kalori pada keju cottage lebih rendah dibandingkan jenis keju lainnya, sehingga sering dipilih sebagai bagian dari menu makanan harian.

Meskipun demikian, mempertahankan berat badan yang ideal tetap memerlukan pola makan yang seimbang secara keseluruhan, bukan hanya mengandalkan satu jenis makanan saja.

Selain kandungan proteinnya, keju cottage juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh setiap hari.

Vitamin B12 di dalamnya berperan dalam menjaga fungsi otak tetap optimal serta mendukung pembentukan sel darah merah.

Kandungan kalsium dan fosfor memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan tulang serta kesehatan gigi.

Terdapat pula riboflavin yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan mata agar dapat bekerja secara optimal.

Menariknya, keju krim juga mengandung selenium yang berperan sebagai antioksidan alami bagi tubuh.

Bahan ini berfungsi melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, yang dapat muncul akibat polusi atau peradangan.

Satu porsi keju cottage mampu memenuhi kebutuhan selenium harian secara cukup besar.

Beberapa jenis keju cottage juga mengandung bakteri baik yang berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Isi ini berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus yang sangat penting untuk proses penyerapan zat gizi.

Namun, tidak semua barang memiliki kandungan tersebut, sehingga penting untuk memeriksa label sebelum membeli.

Jika dibandingkan dengan keju keras seperti cheddar atau parmesan, kadar kalsium dalam cottage cheese lebih sedikit.

Namun, keunggulannya terdapat pada kombinasi kandungan protein yang tinggi serta kalori yang lebih rendah, sehingga tetap menarik untuk dikonsumsi secara teratur.

Keju kottage sangat cocok diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan bergizi.

Anda dapat menikmatinya langsung, menggunakannya dalam salad, atau memasukkannya sebagai bahan tambahan dalam masakan sehari-hari.

Meskipun memiliki berbagai manfaat, wajar jika keju cottage kembali diminati oleh mereka yang mengutamakan gaya hidup sehat.

TerPopuler