SORONG.COM, SORONG - Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), PT Petrosea Tbk melalui Petrosea Offshore Supply Base (POSB) Sorong mendukung pelaksanaan praktik lapangan bagi 40 peserta pelatihan dan sertifikasi Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum yang diadakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Sorong, Rabu (29/4/2026).
Peserta yang merupakan anak-anak dari penduduk asli Papua (OAP) diberikan kesempatan untuk mengamati langsung kegiatan operasional serta penerapan sistem K3 di lingkungan industri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja setempat agar lebih siap bersaing dalam sektor industri.
Kepala Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri POSB Sorong, Lorina Injoroweri, menyampaikan bahwa kehadiran TUK Mandiri adalah wujud kontribusi Petrosea dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di Papua Barat Daya, khususnya terkait ketimpangan antara kebutuhan industri dan tersedianya tenaga kerja yang memiliki sertifikasi.
"Melalui TUK Mandiri, kami berharap dapat menyediakan akses pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi yang lebih inklusif bagi masyarakat setempat, yang diadakan lebih dekat dan mudah diakses oleh warga Kabupaten Sorong," kata Lorina.
Saat ini, TUK Mandiri POSB Sorong bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Petrosea dan fokus pada bidang angkut, dengan berbagai program pelatihan seperti pengemudi crane, forklift, trailer flatbed, dan rigger.
Inisiatif ini juga berkontribusi pada pencapaian beberapa tujuan SDGs.
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan meningkatkan akses pelatihan yang berbasis kompetensi
- SDG 8 (Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan meningkatkan kesiapan tenaga kerja dan sertifikasi sumber daya manusia setempat
- SDG 10 (Pengurangan Ketimpangan) dengan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat adat dan penduduk asli
Kepala Urusan Luar Petrosea, Heny E. Werung, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi tanggung jawab sosial perusahaan yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia setempat sebagai salah satu prioritas utama.
"Petrosea berkomitmen untuk menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan di setiap area operasional. Dengan bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Sorong, kami tidak hanya memberikan fasilitas pelatihan, tetapi juga memberikan kesempatan belajar langsung mengenai standar keselamatan kerja dalam industri," katanya.
Selanjutnya, kegiatan ini juga menunjukkan penerapan aspek Sosial dalam ESG, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat setempat, serta aspek Tata Kelola melalui penerapan standar K3 yang sesuai dengan peraturan dan praktik terbaik industri.
Melalui pengalaman praktik lapangan ini, diharapkan peserta mampu memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh tentang dunia kerja serta meningkatkan kesempatan mereka dalam mendapatkan pekerjaan yang layak dan stabil.(sorong.com/ismail saleh)