Ruko Roboh Akibat Gerakan Tanah di Mukok, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar -->

Ruko Roboh Akibat Gerakan Tanah di Mukok, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

7 Apr 2026, Selasa, April 07, 2026
Ruko Roboh Akibat Gerakan Tanah di Mukok, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Ringkasan Berita:
  • Setelah mendengar suara itu, Vitalis langsung keluar dari rumahnya dan melihat langsung keadaan ruko yang sudah roboh.
  • Ia segera menghubungi pemilik ruko guna memberitahukan kejadian tersebut.

PONTIANAK. CO. ID, SANGGAU - Kejadian pergerakan tanah di wilayah Kabupaten Sanggau kembali menarik perhatian, setelah tiga bangunan toko dilaporkan roboh di Dusun Ubay, Desa Kedukul, Kecamatan Mukok.

Peristiwa itu terjadi pada malam Minggu tanggal 5 April 2026, sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi secara mendadak dan membuat warga sekitar kaget. Tiga unit ruko milik warga bernama Joni Efendi (47) dilaporkan ambruk akibat pergeseran tanah yang diduga disebabkan oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian, Vitalis (35) sedang berada di depan rumahnya yang terletak bersebelahan dengan ruko milik korban.

Ia mengakui pernah mendengar suara yang mencurigakan sebelum bangunan itu ambruk.

"Saya mendengar suara gemeretak dari arah ruko, lalu saya masuk untuk mengambil senter agar memastikan. Tidak lama kemudian terdengar suara keras seolah bangunan roboh," kata Vitalis saat diminta memberikan keterangan.

Setelah mendengar suara itu, Vitalis langsung meninggalkan rumahnya dan melihat langsung keadaan ruko yang sudah roboh.

Ia segera menghubungi pemilik ruko guna memberitahukan kejadian tersebut.

Tidak lama berselang, Joni Efendi tiba di tempat kejadian dan menemukan bangunan miliknya telah hancur total. Kejadian ini langsung menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi kejadian.

Saksi lainnya, Sardius (46), juga mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kondisi tanah di sekitar lokasi memang telah menunjukkan tanda-tanda tidak stabil sejak beberapa hari terakhir akibat hujan yang terus menerus mengguyur.

Kepala Seksi Kepolisian Mukok, AKP Ambril, S.H., M.A.P., mengatakan bahwa pihak kepolisian segera datang ke tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi tetap aman serta terkendali.

"Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar akibat runtuhnya tiga unit ruko," kata AKP Ambril.

Ia juga menjelaskan bahwa menurut analisis awal, bangunan ruko tersebut berdiri di atas struktur tiang beton dan bukan langsung di atas tanah yang padat.

Keadaan ini menyebabkan bangunan lebih mudah terpengaruh ketika terjadi pergeseran tanah.

"Diduga kuat, pergerakan tanah yang terjadi menyebabkan keruntuhan tiang penyangga beton sehingga bangunan tidak mampu menahan beban dan akhirnya roboh," katanya.

Selanjutnya, AKP Ambril mengajak masyarakat, khususnya yang tinggal di area rentan longsor atau pergerakan tanah, untuk lebih berhati-hati terutama ketika hujan deras terjadi secara terus-menerus.

Petugas kepolisian bersama dengan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan di lokasi untuk mencegah kemungkinan terjadinya peristiwa serupa, serta memastikan keselamatan penduduk di sekitar wilayah yang terkena dampak.

TerPopuler