
bengkalispos.comPelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyatakan dengan tegas bahwa dirinya sangat senang menyambut kembalinya dua bek utama, Tarik Muharemovic dan Jay Idzes, setelah mereka bermain untuk negara masing-masing.
Sassuolo akan kembali berlaga dalam pertandingan lanjutan Liga Italia setelah jeda internasional pada bulan Maret.
Pada minggu ke-31 Liga Serie A, I Neroverdi akan menjamu Cagliari di markas sendiri, pada Sabtu (4/4/2026).
Tim yang dilatih Fabio Grosso pasti berharap pulih dari kinerja buruk mereka sebelum FIFA Matchday Maret.
Pada tiga pertandingan terakhir, Sassuolo selalu kalah dan tidak pernah meraih kemenangan.
Namun, sebelum FIFA Matchday, mereka mampu bermain imbang 1-1 melawan Juventus di kandang lawan.
Tiga lawan Sassuolo dalam tiga pertandingan terakhir merupakan tim-tim tangguh seperti Lazio, Bologna, dan Juventus.
Maka, pertandingan melawan Cagliari, tim yang berada di peringkat 15 klasemen, diharapkan menjadi awal perubahan.
"Kami sangat fokus dan siap menghadapi pertandingan yang sangat berat, yaitu melawan Cagliari," ujar Grosso pada Jumat (3/4/2026) di situs resmi klub.
Sassuolo menerima kembalinya beberapa pemain yang baru bergabung dengan tim nasional mereka dalam pertandingan FIFA Matchday sebelumnya.
Dua dari mereka mencatatkan prestasi yang menonjol selama jeda internasional, yakni Tarik Muharemovic dan Jay Idzes.
Muharemovic menjadi "pelaku pembunuhan" tim nasional Italia dalam babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Meningkatkan kualitas Bosnia-Herzegovina, Muharemovic turut berkontribusi dalam mengalahkan Italia serta menyebabkan Gli Azzurri gagal melaju ke Piala Dunia lagi setelah periode 2018 dan 2022.
Bosnia mencapai pencapaian yang luar biasa dalam babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, di mana mereka sebenarnya merupakan tim yang paling tidak difavoritkan.
Peringkat FIFA yang dimiliki oleh Muharemovic dkk. lebih rendah dibandingkan Wales yang menjadi lawan di babak semifinal serta Italia.
Grosso mengakui ada perasaan yang bercampur saat dirinya menyambut kembalinya Tarik Muharemovic ke klub.
Selain itu, pemain tersebut pernah menimbulkan kegaduhan menjelang pertandingan melawan Timnas Italia.
Ia pernah berkata bahwa Bosnia akan menghancurkan siapa pun yang datang menghadapi mereka di kandang sendiri.
Muharemovic akhirnya harus mengeluarkan pernyataan bahwa ia tidak bermaksud merendahkan Tim Nasional Italia.
"Tarik telah kembali, saya belum bertemu dengannya," ujar Grosso lagi.
Hari ini saya akan berjumpa dengannya, mungkin sedikit malu.
Kami merasa sedih bagi diri sendiri namun bahagia untuk dia. Kami akan mengucapkan selamat kepadanya karena penampilannya sangat luar biasa.
Sementara itu, Jay Idzes kembali ke kampung halaman Sassuolo dengan status sebagai Pemain Terbaik Indonesia.
Gelar tersebut diraih Idzes dalam acara PSSI Awards pada Sabtu (28/3/2026) di Jakarta.
"Saya juga berkesempatan mengucapkan selamat kepada Idzes," tambah Grosso.
Ia memperoleh penghargaan sebagai Pemain Terbaik Indonesia tahun ini.
" Gelar tersebut jelas merupakan penghargaan yang sangat baik baginya," tambah mantan pemain yang pernah membawa Timnas Italia menjadi juara Piala Dunia terakhir kali pada 2006.