Vicky Prasetyo Coba Nasi Tempong Omah Gunung, Pedas dengan Pemandangan Gunung Ungaran -->

Vicky Prasetyo Coba Nasi Tempong Omah Gunung, Pedas dengan Pemandangan Gunung Ungaran

17 Apr 2026, Jumat, April 17, 2026

JATENG.COM, SEMARANG- Vicky Prasetyo tidak mampu menutupi ekspresinya ketika mencoba masakan di Nasi Tempong Omah Gunung yang terletak di Jalan Raya Gunungpati, Sumurrejo, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026).

Di hadapan pemandangan hijau dengan latar belakang megahnya Gunung Ungaran, Vicky langsung menyantap satu per satu hidangan favoritnya.

Mulai dari ayam goreng laos hingga sop buntut yang menjadi favorit.

"Kualitas makanannya tidak kalah (dengan pemandangan) benar-benar luar biasa," kata Vicky, sambil mengangkat ayam goreng yang dicampur sambal Tempong.

Tidak berhenti sampai di situ, sambal khas nasi tempong yang diulek langsung di tempat juga menarik perhatian. Rasa pedasnya disebut "nendang" dan terasa murni dari cabai.

"Ketajamannya luar biasa, rasanya sangat pedas, cocok bagi yang suka makanan pedas," katanya.

Ia juga menutup sesi mencicipi dengan sop buntut. Dengan kaldu yang kaya rempah dan daging yang lembut, hidangan ini disebut Vicky sebagai salah satu yang harus dicoba oleh pengunjung.

"Sop buntutnya sangat lezat. Aku pastikan menyarankan kalian yang ada di Semarang untuk langsung datang ke sini," katanya.

Di sisi lain, Manajer Operasional Nasi Tempong Omah Gunung, Reantana Andalis, menjelaskan bahwa konsep restoran ini tidak hanya menyediakan makanan.

Menurutnya, pihaknya sedang membangun kawasan tersebut menjadi tujuan hiburan "satu tempat" untuk keluarga.

Reantana menjelaskan, pengunjung nantinya dapat memanfaatkan ruangan dalam untuk kegiatan resmi seperti rapat dan pertemuan, sedangkan area luar ruangan disiapkan untuk acara yang lebih santai seperti pernikahan intim hingga pesta keluarga.

Selain itu, konsep wisata edukasi sedang dalam proses pengembangan. Anak-anak akan diajak untuk berinteraksi langsung dengan hewan, misalnya memberi makan domba merino serta belajar cara merawat hewan sejak usia dini.

"Sekarang tren wisata anak tidak hanya sekadar berjalan-jalan, tetapi juga memiliki unsur pembelajaran. Kita akan mengarahkannya ke arah itu," katanya.

Bagi keluarga, tersedia juga area bermain yang dirancang dengan aman untuk anak-anak.

Sementara bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam lebih lama, pengelola menyediakan area perkemahan yang dilengkapi dengan tenda dan fasilitasnya.

Selanjutnya, fasilitas akan diperluas dengan menambahkan kolam renang, sehingga pengunjung dapat memilih berbagai aktivitas di satu lokasi.

"Harapan kami, satu tempat ini dapat memenuhi segala kebutuhan makanan, hiburan, hingga aktivitas komunitas," tambahnya.

"Maka bukan hanya tempat makan, tetapi juga bisa digunakan untuk pernikahan intim, pertemuan, hingga wisata edukasi anak," katanya.

Dari segi kuliner, nasi tempong dianggap sebagai hidangan utama karena rasanya yang pedas khas dan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

"Nasi tempong adalah makanan khas Banyuwangi, kami sajikan dengan rasa yang lebih segar. Sambalnya berasal murni dari cabai, bukan campuran lada," katanya.

Di dalam satu porsi, nasi tempong disajikan lengkap dengan sayuran mentah, ikan asin, serta terong yang digoreng.

Variasi lauknya beragam, mulai dari ayam, empal, hingga seafood seperti ikan, cumi-cumi, dan udang.

Selain itu, soup ekor menjadi hidangan utama lainnya yang dimasak dengan bumbu kuat dan daging yang lembut.

Untuk harga, pengunjung dapat menikmati satu porsi nasi tempong seharga Rp35.000, sedangkan paket prasmanan dijual mulai dari Rp50.000.

Berkombinasi antara rasa pedas yang autentik dan pemandangan alam di lereng Gunung Ungaran, Nasi Tempong Omah Gunung berusaha menyajikan pengalaman makan yang tidak hanya membuat kenyang, tetapi juga bermakna. (rad)

TerPopuler