
bengkalispos.comKorps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaku telah melakukan serangan bersama terhadap sasaran Amerika Serikat dan Israel dalam gelombang terbaru.
Pada serangan ini, IRGC berhasil mengusir kapal amfibi Amerika yang membawa ribuan marinir.
Mengutip dari -video.com, Tasnim, Senin (6/4/2026), IRGC menyebut operasi dengan nama Operasi Kebenaran yang Nyata 4 telah memasuki gelombang ke-98.
IRGC menyerang target seperti pusat komando, instalasi militer, hingga infrastruktur industri pertahanan.
Pada tahap awal, armada laut IRGC dilaporkan menyerang kapal kargo Israel SDN7 dengan rudal jelajah hingga mengalami kebakaran hebat.
Iran juga menyatakan bahwa rudal balistik mereka menyerang beberapa wilayah strategis di Israel, seperti Tel Aviv, Haifa, Be’er Sheva, dan Petah Tikva.
Iran mengatakan sistem pertahanan udara Israel tidak mampu melakukan penangkapan.
IRGC juga mengklaim kapal amfibi AS, LHA-7, mendapat serangan roket cepat.
Akibatnya, kapal amfibi Amerika Serikat terpaksa menarik diri ke Samudra Hindia bagian selatan.
Selain itu, fasilitas produksi drone bersama Uni Emirat Arab dan Israel serta pangkalan udara Ali Al-Salem dilaporkan menjadi target dari drone dan rudal Iran.
Teheran menegaskan bahwa operasi ofensif akan tetap berlangsung, sementara kegiatan di Selat Hormuz terus diawasi dengan ketat.
Setiap gerakan lawan akan mendapatkan tanggapan tajam.
(bengkalispos.com/-Video.com)