
bengkalispos.comBagaimana cara membersihkan papan potong dengan benar setelah digunakan saat Idul Adha? Ikuti panduannya berikut ini!
Setelah perayaan Idul Adha, talenan menjadi salah satu alat dapur yang paling sering digunakan. Mulai dari memotong daging sapi, kambing, hingga tulang kecil, permukaannya bisa terkontaminasi sisa lemak, darah, dan bau amis yang cukup menyengat.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, talenan tidak hanya menyisakan aroma tidak sedap, tetapi juga dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Oleh karena itu, membersihkan talenan setelah digunakan untuk memotong hewan kurban harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tetap bersih dan tahan lama digunakan.
Cara membersihkan talenan sebenarnya tidak rumit. Yang terpenting adalah jangan menunda terlalu lama setelah selesai digunakan. Semakin cepat dibersihkan, semakin mudah menghilangkan sisa kotoran yang menempel. Berikut lima cara membersihkan talenan yang bisa Anda lakukan di rumah.
1. Segera bilas dengan air mengalir
Langkah pertama yaitu segera membilas talenan di bawah air mengalir. Tujuannya adalah untuk menghilangkan sisa darah, potongan daging, dan lemak yang masih menempel pada permukaan.
Jangan biarkan sisa-sisa itu mengering karena akan lebih sulit dibersihkan dan berpotensi menyisakan noda. Saat membilas, gunakan tangan atau spatula kecil untuk membantu melepaskan potongan daging yang tersangkut di bekas goresan pisau.
Jangan merendam papan kayu dalam waktu yang terlalu lama karena air yang masuk dapat menyebabkan permukaannya mudah retak atau melengkung.
2. Bersihkan dengan menggunakan sabun cuci piring dan spons yang lembut
Setelah dibersihkan, cuci papan potong menggunakan sabun pencuci piring. Sabun berfungsi untuk mengangkat lapisan minyak dan lemak yang biasanya menempel setelah memotong daging kurban. Gunakan spons lembut atau sikat dengan bulu halus agar kotoran yang terjebak di celah-celah goresan dapat terlepas.
Gosok seluruh bagian talenan, termasuk tepi dan sisi bawahnya. Area ini sering kali terlewat saat dibersihkan, padahal bisa terkena percikan cairan saat memotong. Untuk talenan dari bahan plastik, cara ini cukup efektif dalam menghilangkan noda dan bau ringan.
3. Gunakan campuran air perasan lemon dan garam untuk mengurangi bau ikan yang tidak sedap
Terkadang, talenan masih memiliki aroma khas daging meski sudah dicuci dengan sabun. Untuk membantu mengurangi bau amis, taburi sedikit garam di permukaan talenan lalu gosok dengan potongan lemon.
Garam berfungsi sebagai pembersih alami yang membantu mengangkat noda, sementara jeruk nipis memberikan efek segar dan membantu menetralisir bau. Biarkan selama sekitar lima hingga sepuluh menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih. Metode ini cukup mudah dan sering digunakan di dapur rumah tangga.
4. Beri air panas secukupnya
Air panas mampu membantu menghilangkan sisa lemak yang sulit dibersihkan. Setelah talenan dicuci, alirkan air panas ke permukaannya secukupnya. Langkah ini memastikan pembersihan menjadi lebih efektif.
Meskipun demikian, perhatikan bahan talenan yang digunakan. Untuk talenan dari kayu, hindari menggunakan air mendidih atau merendamnya terlalu lama karena panas berlebih dapat menyebabkan serat kayu rusak lebih cepat. Sementara untuk talenan plastik, air hangat biasanya sudah cukup aman.
5. Keringkan dengan posisi berdiri
Setelah dibersihkan, jangan segera mengatur talenan di rak atau menyimpannya dalam keadaan basah. Air yang tersisa dapat menyebabkan bau apek dan perkembangan jamur.
Keringkan papan potong menggunakan kain bersih, kemudian letakkan secara tegak agar sirkulasi udara mempercepat proses pengeringan. Jika memungkinkan, pisahkan papan potong khusus untuk daging mentah dan papan potong untuk buah atau makanan matang. Kebiasaan kecil ini membantu menjaga kebersihan dapur serta mengurangi risiko pencemaran silang.
Mengelap papan potong setelah memotong hewan qurban memang terlihat kecil, namun pengaruhnya besar terhadap kebersihan makanan di rumah. Dengan segera membersihkannya, menggunakan sabun, menghilangkan bau amis, dan mengeringkannya dengan benar, papan potong tetap bersih, tahan lama, dan siap digunakan kembali. Itulah tadi cara membersihkan papan potong. (*)