
bengkalispos.com, JAKARTA - Penyebab sel kankerdi dalam tubuh dapat dicegah dengan mengonsumsi beberapa jenis buah-buahan berikut ini serta menjalani gaya hidup yang sehat.
Dilaporkan oleh Mandaya Hospital, Senin (11/5/2026), sel kanker dapat dihindari dengan mengonsumsi buah apel, wortel, buah beri, dan kayu manis. Mengonsumsi makanan bergizi merupakan salah satu cara untuk mencegah penyebaran sel kanker.
Lihat Daftar Makanan yang Menghambat Sel Kanker:
1. Apel
Apel dipandang sebagai makanan yang dapat mencegah penyakit.sel kankerkarena mengandung polifenol, senyawa yang memiliki sifat anti kanker. Polifenol merupakan senyawa tumbuhan yang berperan dalam mencegah peradangan, penyakit jantung, serta infeksi.
Sebuah penelitian yang dimuat di Jurnal Analisis Makanan dan Obat (JFDA) menemukan bahwa phloretin yang terkandung dalam apel secara signifikan menghambat perkembangan sel kanker payudara tanpa memengaruhi sel-sel sehat.
2. Buah Beri
Buah beri mengandung banyak vitamin, mineral, serta serat. Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Antioxidants menunjukkan bahwa buah beri, seperti bilberry dan lingonberry, mampu menghambat pembentukan kanker dan perkembangan sel-sel ganas.sel kanker di saluran pencernaan.
Selain itu, buah beri dipercaya mampu memperlambat perkembangan kanker serta mendukung terapi imun dalam pengobatan kanker. Namun, diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan perannya dalam pencegahan kanker.
3. Wortel
Wortel menyimpan nutrisi penting seperti vitamin K, vitamin A, serta antioksidan. Sayuran berwarna jingga ini juga kaya akan beta-karoten. Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Nutrients mengkaji konsumsi wortel terkait dengan pertumbuhan kanker pada 55.000 peserta.
Temuan menunjukkan bahwa mengonsumsi wortel segar mampu menurunkan risiko kanker usus besar hingga 17%. Para ilmuwan juga merekomendasikan bahwa wortel bisa berperan dalam melindungi terhadap:
- Kanker paru-paru
- Kanker pankreas
- Leukemia
4. Ikan Berlemak
Ikan berlemak, seperti salmon dan mackerel, mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk vitamin B, kalium, serta asam lemak omega-3. Sebuah studi meta-analisis yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Cancer Prevention menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 yang berasal dari ikan memberikan perlindungan terhadap kanker payudara pada peserta di Asia.
Analisis meta lain yang diterbitkan dalam jurnal Cancers menghubungkan konsumsi ikan dengan penurunan risiko kanker usus besar. Namun, masih diperlukan lebih banyak studi untuk memvalidasi manfaat ikan berlemak dalam pencegahan kanker.
5. Kayu Manis
Kayu manis dianggap sebagai makanan yang bisa mencegah kanker karena alasan tertentu—penelitian menunjukkan kemungkinan manfaatnya. Sebuah penelitian pada tabung reaksi dan hewan yang diterbitkan dalam jurnal BMC Cancer menemukan bahwa kayu manis mampu menghambat atau memblokir penyebarannya.sel kanker.
Penelitian lain menggunakan tabung reaksi menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis dapat menghambat penyebaran sel kanker serta memicu kematian sel-sel tersebut. Namun, karena penelitian ini dilakukan di laboratorium dan pada hewan, masih diperlukan pengujian lebih lanjut pada manusia untuk memastikan efek pencegahan kanker dari kayu manis.
6. Anggur
Anggur tidak hanya enak tetapi juga diyakini mampu membantu mengurangi risiko kanker. Mengapa? Karena anggur mengandung resveratrol, sejenis antioksidan yang terdapat pada kulit anggur merah dan memiliki kemampuan bersifat antikanker.
Beberapa ilmuwan menganggap bahwa, melalui penelitian lanjutan, resveratrol bisa menjadi bagian dari pengobatan dan terapi kanker. Selain resveratrol, anggur serta bijinya mengandung nutrisi yang memiliki kemampuan antioksidan dan melawan kanker, antara lain:
- Flavonol
- Asam fenolik
- Antosianin (ditemukan pada anggur merah dan ungu)
- Proantosianidin dan tanin lainnya
- Katekin
7. Biji-bijian Utuh
Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrients menghubungkan konsumsi biji-bijian utuh dengan penurunan risiko kanker sebesar 6-12%. Kanker tertentu yang menunjukkan pengurangan risiko melalui konsumsi biji-bijian utuh antara lain:
- Kanker kolorektal
- Kanker esofagus
- Kanker lambung
- Kanker pankreas
8. Cokelat Hitam
Cokelat hitam dianggap mampu mengurangi risiko kanker karena mengandung polifenol, flavonoid, dan antioksidan. Zat-zat ini dipercaya memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan sel kanker. Selain itu, studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat hitam dalam jumlah lebih besar memiliki tingkat kematian akibat kanker yang lebih rendah sebesar 12%.
Gaya Hidup Sehat sebagai Pencegahan Penyakit Kanker
Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi dan sehat, menjaga pola hidup yang baik juga sangat penting untuk mencegah penyakit kanker. Hal ini mencakup melakukan olahraga secara teratur, memperoleh tidur yang cukup, serta melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bersama dokter.
Jika Anda memiliki pertanyaan tambahan mengenai makanan anti-kanker atau kanker secara keseluruhan, silakan kunjungi Pusat Kanker Komprehensif Mandaya. Rumah sakit kami dilengkapi dengan peralatan medis mutakhir untuk menangani berbagai jenis kanker. Dokter spesialis kami yang berpengalaman juga sangat ahli dalam bidangnya.