Bank Mega Syariah Cetak Laba Bersih Rp62,37 Miliar di Kuartal I 2026 -->

Bank Mega Syariah Cetak Laba Bersih Rp62,37 Miliar di Kuartal I 2026

4 Mei 2026, Senin, Mei 04, 2026

bengkalispos.com, JAKARTA — PT Bank Mega Syariahmelaporkan laba bersih sebesar Rp62,37 miliar pada kuartal I/2026. Angka ini meningkat sebesar 51,67% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year(YoY) dibandingkan posisi kuartal I/2025 yang mencapai Rp41,12 miliar.

Dalam laporan keuanganyang dipublikasikan, laba bersih pada periode ini didorong oleh pendapatan setelah pembagian hasil yang naik 20,37% YoY menjadi Rp191,59 miliar, dibandingkan kuartal I/2025 yang mencapai Rp159,18 miliar.

Selain itu, beban operasional lainnya bersih Bank Mega Syariah meningkat sebesar 3,07% YoY menjadi Rp111,04 miliar hingga Maret 2026. Kenaikan beban operasional lainnya ini disebabkan oleh salah satu komponen yang melonjak, yaitu kerugian penurunan nilai yang mencapai Rp30,82 miliar, naik 287,12% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,96 miliar.

Di sisi lain, perusahaan mencatatkan laba operasional sebesar Rp80,55 miliar, meningkat 56,58% YoY dibandingkan kuartal I/2025 yang berada di angka Rp51,44 miliar. Sebaliknya, perusahaan mengalami kerugian non operasional sebesar Rp590,00 juta, setelah pada kuartal I/2025 mencatatkan laba sebesar Rp1,27 miliar.

Dari segi penyaluran dana, jumlah pembiayaan yang disalurkan tercatat melebihi Rp9,26 triliun. Sesuai dengan hal tersebut, total dana pihak ketiga (DPK) yang terkumpul mencapai lebih dari Rp10 triliun.

Dari segi pengumpulan dana, Bank Mega Syariah secara terus-menerus melakukan optimasi struktur pendanaan untuk mempertahankan efisiensi biaya dana. Strategi ini juga berkontribusi pada peningkatan margin, terlihat dari kenaikan Net Imbalan (NI) menjadi 5,85% dibandingkan sebelumnya 4,04%.

Efisiensi operasional menunjukkan peningkatan, dengan rasio BOPO sebesar 76,90% dibandingkan sebelumnya 85,08% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Modal bank tetap stabil dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 27,63%. Perusahaan terus memantau perubahan risiko dalam pembiayaan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Mega Syariah, Hanie Dewita, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat pengelolaan risiko, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan bisnis secara selektif dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa kinerja positif ini akan tetap bertahan hingga akhir tahun,” ujar Hanie dalam pernyataan resminya, Senin (4/5/2026).

TerPopuler