Edukasi Minum Oralit untuk Jamaah Haji Bengkulu di Makkah -->

Edukasi Minum Oralit untuk Jamaah Haji Bengkulu di Makkah

15 Mei 2026, Jumat, Mei 15, 2026
bengkalispos.com.CO.ID, BENGKULU,– Petugas Kesehatan Haji Kelompok Terbang (PKHK) Bengkulu meningkatkan sosialisasi penggunaan oralit kepada jamaah calon haji asal Provinsi Bengkulu yang saat ini berada di Makkah. Tindakan ini dilakukan untuk menghindari dehidrasi akibat cuaca panas yang sangat ekstrem di Arab Saudi.

"TKHK memberikan pemahaman kepada jamaah haji mengenai konsumsi oralit satu kemasan per hari, minum air putih 200 cc setiap jam, serta penggunaan alat pelindung diri saat keluar dari hotel," ujarKurniawan Arianto Abdul Gani, Pengelola Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kamis.

Pendidikan ini disampaikan menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.Armuznayang akan dimulai pada 25-30 Mei 2026. Jamaah calon haji Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 Padang, Sumatera Barat telah tiba di Kota Makkah dan menginap di Komplek Al Hidayah Tower Hotel Makkah setelah menyelesaikan ibadah umrah wajib.

Konsumsi oralit merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kondisi tubuh jamaah tetap optimal selama aktivitas ibadah dan cuaca panas di Arab Saudi. Selain edukasi kesehatan, layanan medis bagi jamaah tetap berlangsung 24 jam oleh tenaga kesehatan haji kloter agar kondisi jamaah tetap terpantau.

Berdasarkan laporan Siskohatkes dan laporan langsung dari TKHK Provinsi Bengkulu, hingga hari Kamis telah dilakukan sebanyak 1.709 layanan kesehatan bagi jamaah calon haji asal Bengkulu. Pemeriksaan terhadap jamaah yang memiliki risiko tinggi mencapai 2.550 kunjungan dengan total 175 orang yang diamati secara khusus.

Diagnosis yang paling umum dialami oleh jamaah, antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tekanan darah tinggi, demam, dan diabetes melitus,myalgia, radang tenggorokan, dan dermatitis. Jumlah peserta calon haji Provinsi Bengkulu yang telah dikirim ke Arab Saudi mencapai 1.344 orang; satu orang dilaporkan meninggal dan 1.343 orang lainnya saat ini berada di Makkah.

Isi ini disusun dengan dukungan teknologi AI.

TerPopuler